Bocah 6 Tahun Derita Luka Bakar 91 Persen Akibat Ledakan Ketel Uap

Direktur Rumah Sakit Karsa Husada Tries Anggraini, Jumat (18/5/2018). (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Direktur Rumah Sakit Karsa Husada Tries Anggraini, Jumat (18/5/2018). (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

Ledakan home insdustri tahu membuat Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko langsung turun tangan. Dewanti  mengunjungi rumah produksi tahu di Jl Wukir, Rt 1 Rw 5 Dusun Putuk, Kelurahan Temas, Kecamatan Batu dan Rumah Sakit Karsa Husada dan RS Hasta Brata. Di sana Dewanti meninjau kondisi empat korban ledakan tersebut. 

Diketahui pemilih rumah produksi tahu yakni Widianto atau Didik alias Boneng (42) dalam kejadian tersebut telah meninggal di lokasi kejadian. Sedangkan empat orang lainnya termasuk istri Didik yakni Eni Susana (38) dilarikan keke Rum Sakit Hasta Brata Kota Batu. 

Kondisi saat ini sudah membaik dan sadarkan diri. Lalu Eni juga sudah bisa diajak berkomunikasi. Hanya  saja terdapat luka tumpul di bagian kepala. 

Sedangkan untuk tiga orang lainnya dirujuk di RSUD Karsa Husada. Antara lain yakni 00keponakan korban yang berada di dalam rumah, Zahra (6) saat ini harus dilarikan atau dirujuk ke RSUD Saiful Anwar pukul 12.30 WIB. Karena tidak bisa ditangani rumah sakit tersebut, karena luka bakar yang menyeluruh.

“Dan uap panas sudah pada saluran nafas sehingga dirujuk di RSUD Saiful Anwar,” ungkap Direktur Rumah Sakit Karsa Husada Tries Anggraini, Jumat (18/5/2018).

Sedangkan Erina (8) tidak terlalu berat, kondisi luka bakar hanya 15 persen sehingga mampu ditangani oleh pihak rumah sakit. Dan Nunuk (30) adik ipar korban dengan luka bakar 20 persen, pihak rumah sakit sudah melakukan terapi.

“Sekarang kami lalukan dengan menenangkan untuk dilakukan penindakan di kamar operasi. Yang ditakutkan dari luka bakar ini adalah infeksi dan kami sudah kami tangani semua,” ujarnya. 

Sementara itu, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko usai beberapa menit meninjau berharap seluruh korban dalam kejadian tersebut kondisinya segera membaik. “Ya kita doakaan semoga cepat pulih,” harapnya.

Pewarta : Irsya Richa
Editor : A Yahya
Publisher : debyawan erlansyah
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->