Pelaku Pariwisata di Kota Batu Ajak Ngabuburit Tour Anak Yatim Piatu

Sejumlah 200 anak yatim piatu saat memainkan saung aklung di Predator Fun Park. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Sejumlah 200 anak yatim piatu saat memainkan saung aklung di Predator Fun Park. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

BATUTIMES - Pelaku jasa pariwisata Kota Batu tak mau ketinggalan menyemarakkan ramadan untuk berbagi. Biasanya mereka mengantarkan para wisatawan ngabuburit, kini sebanyak 200 anak yatim piatu diajak tour. Kegiatan  itu dikemas dalam ‘Ngabuburit Tour’ bersama Yatim Piatu di Kota Batu itu berwisata di Predator Fun Park, Jumat (1/6/2018).

Acara itu digagas oleh penggerak jasa pariwisata. Antara lain Batu Professional Tourism Association (BPTA) kota Batu dengan DPC Himpunan Pariwisata Indonesia (HPI) Kota Batu, Batu Guide Community (BGC) dan MEC Holiday. Kegiatan ini bertujuan untuk berbagi kebahagian kepada para yatim piatu.

Kegiatan itu pun disambut hangat para peserta. Peserta terlihat sumringah saat memasuki Predator Fun Park. Mereka pun memuaskan rasa penasaran mereka dengan memasuki setiap wahana di kawasan objek wisata ini. Tak hanya melihat dari dekat, mereka juga menanyakan seluruh jenis reptil yang kepada guide. 

Selain melihat wahana dari dekat, para santri itu juga diajak memainkan dan belajar alat musik angklung. Sebelumnya mereka diajari cara memegang alat musik angklung dan memainkannya. Kemudian mereka diberitahui cara membunyikan alat musik tersebut.

Santri Pondok Darus Sholihin Nadia Zulfa mengatakan senang rasanya bisa berwisata di Predator Fun Park. Sebab di sana ia mendapatkan banyak pengetahuan. “Senang bisa berwisata, ini pertama kalinya saya ke sini. Di sini bisa belajar main musik bersama, lalu mengetahui jenis-jenis buaya,” kata Nadia.

Sementara itu, Koordinator Ngabuburit Tour Achmad Nur Kholis Wahid menjelaskan kegiatan sosial berbagi dengan anak yatim piatu ini digelar pertama kalinya bersama pelaku pariwisata di Kota Batu.

“Acara ini diselenggarakan memperingati bulan puasa dengan ngabuburit bersama panti asuhan di Jatim Park Group. Tentunya kami ingin berbagi kebahagiaan,” ungkap Kholis.

Menurutnya kegiatan ini dilakukan sebab belum tentu mereka bisa merasakan berwisata meskipun di Kota Batu memiliki banyak wisata. “Mereka masuk ke tempat ini bukan setiap hari, bahkan setiap tahun belum tentu ke sini,” imbuhnya kepada BatuTIMES.

Ia menambahkan aksi ini merupakan kegiatan sekaligus untuk mempererat tali pesaudaraan pelaku pariwisata di Kota Batu. “Nantinya kegiatan akan digelar setiap tahun,” harapnya.

Pewarta : Irsya Richa
Editor : A Yahya
Publisher : Raafi Prapandha
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->