Mengharukan, Viral Kisah Anak Yatim Perantauan Kehilangan Motor di Surabaya

Korban yang terlihat depresi sejak kehilangan motor miliknya.
Korban yang terlihat depresi sejak kehilangan motor miliknya.

BATUTIMES - Jika kita kehilangan motor akibat dicuri, tentu saja jengkel. Memang tidak semua korban bisa tegar menghadapinya. Bahkan ada yang sampai stres.

Ini sebagaimana dikisahkan oleh Ifa Faradila lewat akun Facebook-nya. Dia bercerita jika saudaranya baru saja kehilangan motor matic Honda Vario berwarna hitam dengan nopol S 3181 ZN. Peristiwa terjadi Jumat (1/6) sekitar pukul 11.30 di daerah Surabaya Timur.

Ifa menceritakan saudaranya yang kehilangan motor tersebut adalah perantauan dari luar kota. Datang ke Surabaya dengan berniat mencari kerja karena UMK di Surabaya dianggap tinggi. Sebagai saudara, dia lalu memberikan tumpangan tempat tinggal.

Namun apes, motor saudaranya itu dicuri. Hingga saudaranya yang seorang perempuan ini mengalami depresi berat. Dia sering menangis serta bicara sendiri. Intinya, belum juga dapat kerja, korban sudah harus tertimpa musibah.

Setelah motornya hilang, korban sering bertanya kepada Ifa jika motornya ditaruh di mana dan disembunyikan di mana. Korban masih belum percaya jika telah kehilangan benda berharganya itu.

Maklum saja korban mengalami depresi berat. Sebab, motor itu didapat melalui kerja keras yang berproses lama. Bukan hasil dibelikan dari orang tua. "Sampai dia sebelum punya motor, beli helem duluan supaya keturutan bisa beli motor," ujar Ifa.

Ifa menegaskan pelaku dianggap sangat tega sekali. Sebab, saudaranya itu merupakan anak yatim sejak kecil. "Ibunya sudah sepuh juga," bebernya.

Dari keterangan beberapa orang tetangganya, yang mengambil motor itu dua orang pria. Kisaran usia 50 dan 20 tahun. (*)

Pewarta : M. Bahrul Marzuki
Editor : Yunan Helmy
Publisher : sandi permana soebagio
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->