Sempat Tepergok, Pembuang Bangkai Ayam Pindah Tempat Dua Kali

Tim rafting saat menepikan bangkai ayam di bawah jembatan meranak. (Foto: Istimewa)
Tim rafting saat menepikan bangkai ayam di bawah jembatan meranak. (Foto: Istimewa)

BATUTIMES - Saat pelaku membuang bangkai ayam dalam karung ternyata diketahui oleh salah satu pelaku rafting. Diduga pelaku ini yang mengaku berasal dari salah satu peternakan di Desa Tegalwaru, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.

Padahal di aliran sungai Brantas Desa Torongrejo, Kecamatan Junrejo ini sebelumnya tidak mendapati pemandangan karung berisikan bangkai ayam. Menurut saksi pemandangan itu baru terlihat sejak empat hari yang lalu.

Guide Rafting Sahabat Air, Setian Dwi Arista mengatakan jika sempat memergoki pelaku menggunakan sepada motor. Saat memergoki itu diketahui sedang membawa empat karung berisikan bangkai ayam. 

“Nah kemarin sempat memergoki pelaku yang menggunakan vario dengan ciri ciri rambut semiran sambil membawa karung ditumpuk,” kata Aris, Rabu (20/6/2018).

Posisinya saat itu akan membuang lagi empat karung. Namun sudah dilarang dan kemudian dibawa lagi kembali. 

Tetapi ternyata dibuang di jembatan meranak. Padahal sebelumnya akan dibuang di jembantan ganting Desa Torongrejo. 

“Sempat ditanya mengakunya dari peternakan Desa Tegalwaru Kecamatan Dau. Entah itu  benar apa gak, tidak paham,” jelasnya. 

Aris yang merupakan pelaku wisata air itu sering melakukan penyisiran untuk mengetahui kondisi sungai untuk rafting. Tentunya dengan keadaan ini akan merugikan wisata air.

“Untungnya karena tindakan dari Pemkot Batu segera menangani, sehingga kita terbantu,” ungkap Aris saat ditemui di lokasi.

Pewarta : Irsya Richa
Editor : A Yahya
Publisher : debyawan erlansyah
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->