Galeri Raos, Jujukan Seniman Nusantara Pamerkan Karya Perdana

Salah satu pengunjung saat melihat lukisan di Galeri Raos. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Salah satu pengunjung saat melihat lukisan di Galeri Raos. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

Kota Batu selalu menjadi jujukan bagi para seniman memamerkan karya-karya mereka. Salah satu tempat yang menjadi jujugan adalah Galeri Raos, jalan Panglima Sudriman, Kecamatan Batu.

Seperti halnya Tri Iswahyudi, seniman asal Kecamatan Turen, Kabupaten Malang ini memilih Kota Batu jadi tempat pameran tunggalnya. 

“Sering pameran di Surabaya dan Malang tapi  pemeran bersama. Di Kota Batu pameran tunggal perdana,” ungkpa pria yang akrab disapa Is ini.

Beragam lukisan bercerita itu beraliran realis. Dengan beragam judul dan tema kurang lebih 12 tema seperti di bawah cahaya bulan merah, tarian bulan coklat, tarian bulan merah, pencairan, pemandangan, desa di pesisit pantai, mencari tujuan akhir, perjalananku dan sebagainya.

Karya itu dibuat dari beragam jenis seperti oil pastel  dan oil onvas. Ukurannya berbeda-beda yakni 29,6 x 20,5 centimeter, 100,5 x 70 centimeter, hingga terbesar 190 x 117,5 centimeter.

Rata-rata lukisan yang dibuat tentang laut. Karena Is mengaku lebih banyak waktunya bertemu dengan laut. 

Pameran bertajuk Pencarian Diri kali ini Is menyukai filosofi pencarian diri. Untuk mengeksplorasi diri dan menemukan diri sejati.

“Yang nantinya akan menemukan hakikat kenapa diri ini ada di muka bumi. Sehingga saya curahkan dalam lukisan,” imbuhnya.

Ia memilih Kota Batu menjadi jujukannya karena merupakan tempat wisata yang banyak dikunjungi  wisatawan. Letaknya juga strategis sehingga banyak seniman yang betah di Kota Batu. 

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Heryanto
Publisher : debyawan erlansyah
-->
  • Motif Pembunuhan Sadis Bangoan, Kapolres : Masih Kita Dalami

    Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar mengatakan hingga kini pihaknya masih melakukan penyidikan mendalam atas tragedi pembunuhan yang terjadi di desa Bangoan Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung. Korban pembunuhan diketahui pasangan suami istri

  • Keluarga Korban Shock, Banjir Tangis di Dapur Pasca Aksi Keji Guru

    Keluarga besar Barno (65) dan Musini (60) tampak shock dan berkumpul di dapur rumahnya yang sederhana. Barno dan Musini tiap hari tinggal bersama dengan anak nomer lima bernama Supiah (40) dan cucu lain bernama Asrul (30), Rojikin (19), Sucipto (7). "Sed

  • Dramatis, Penangkapan Pembunuh Pasutri di Bangoan

    Penangkapan terhadap Matal (52 tahun), pelaku pembunuhan terhadap Sumini (70 tahun) dan Barno (70 tahun) berlangsung dramatis, Jum’at (16/11). Pihak Kepolisian bahkan mengerahkan puluhan personelnya untuk menangkap Matal yang masih memegang senjata tajam

  • Gagal, Pembangunan Pasar Sayur Tahap Tak Jadi Dibangun Tahun Ini

    Bagi sebagian para pedagang pasar sayur rupanya harus menunda sejenak keinginannya untuk bisa menempati kios baru. Sebab pada pembangunan tahap dua pasar sayur itu terpaksa tidak bisa dibangun pada akhir tahun.

  • Pemkot Batu Bakal Berikan Angkutan Gratis bagi Wisatawan dan Anak Sekolah

    Setelah Jatim Prak Group me-launching angkutan gratis, tentunya itu menjadi cambuk bagi Pemkot Batu. Sebab, seharusnya yang menyuguhkan angkutan gratis itu adalah Pemkot Batu.

  • Mengembalikan Societiet Concordia, Gedung di Malang yang Juga Jadi Proyek Bung Karno

    Wali Kota Malang Sutiaji memiliki program prestisius di awal masa kepemimpinannya. Yakni mengembangkan Malang City Heritage (MCH) yang akan menjadi ikon wisata di kota dingin ini. Caranya dengan mengembalikan jejak sejarah bangunan-bangunan lama. Salah s

  • Tragis, Pasutri Tewas Ditebas Parang oleh Tetangga

    Pasutri yang diketahui bernama Barno (65) dan Musini (60), warga RT 02 RW 02 Desa Bangoan, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, bersimbah darah dan mengembuskan nafas terakhirnya setelah ditebas parang oleh tetangganya sendiri, Matal (48).

  • Pembunuh Dua Orang Itu Berprofesi Guru Ngaji, Diduga Ada Masalah Keluarga

    Sebelum ditangkap dan dilumpuhkan, Matal (48) warga RT 02 RW 02 Bangoan yang membabat tetangganya hingga menewaskan dua orang diketahui pernah mengalami gangguan jiwa. Selain itu, Matal yang tiap hari berjualan penthol keliling dan guru ngaji itu diduga

  • Jatim Park Gandeng Angkutan Antar Jemput Gratis

    Wsatawan yang berwisata ke seluruh park di Kawasan Jawa Timur Park (JTP) Group akan dipermudah. Kini, dengan menggandeng angkutan umum di Kota Batu, Jatim Park menyuguhkan angkutan gratis khusus bagi wisatawan yang berwisata di Jatim Park Group.

  • Sebelah Surabaya, UMK di Madura Selisih Rp 2 Juta

    Melalui Surat Keputusan (SK) Nomor 188/665/KPTS/013/2018, Gubernur Jawa Timur Dr Soekarwo secara resmi menetapkan upah minimum kabupaten/kota (UMK) di Jawa Timur untuk 2019 mendatang.

  • Minim Alat Bukti dan Saksi, Pengungkapan Kasus Pembunuhan Pasutri Campurdarat Buntu

    Sudah sepekan lebih dugaan pembunuhan Pasangan suami istri (Pasutri) Didik (56) dan Suprihatin (50) warga Ngingas Campurdarat Tulungagung, belum juga terungkap.

  • Miris, Sumber Air di Kota Batu Hanya Tersisa 52 Sumber

    Dari tahun ke tahun kondisi sumber air di Kota Batu semakin hilang. Hal itu dibuktikan oleh Ikatan Mahasiswa Pecinta Alam (Impala) Universitas Brawijaya Malang saat meneliti tentang sumber air di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->