Tahun Ini, 24 Kelompok Tani Kota Batu Dibantu Alat dan Mesin Pertanian

Salah satu petani menjajal alat mesin pertanian di Dusun Caru, Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Rabu (4/7/2018). (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Salah satu petani menjajal alat mesin pertanian di Dusun Caru, Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Rabu (4/7/2018). (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

 BATU TIMES- Melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2018 sejumlah 24 kelompok tani dan dan gabungan kelompok tani (gapoktan) di Kota Batu menerima bantuan fasilitas dari Pemkot Batu. Bantuan yang diberikan itu yakni alat dan mesin pertanian.

Untuk pertama kali, penerima bantuan ini adalah kelompok tani di Kecamatan Junrejo. Bantuan itu diserahkan langsung oleh Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko kepada perwakilan kelompok tani dan gabungan kelompok tani di Dusun Caru, Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Rabu (4/7/2018). 

Di Kecamatan Junrejo ada 9 kelompok tani yakni Gapoktan Rukun Makmur yang menerima satu alat panen padi. Lalu kelompok wanita Tani Mandiri menerima satu unit hand sprayer dan pompa air. Gapoktan Sri Mulyo Pendem juga menerima satu alat panen padi.

Lainnya Gapoktan Bagus menerima satu unit hand sprayer. Gapoktan Sembodo Makmur menerima satu unit cultivator.

Kelompok Tani Sumber Makmur 01 menerima satu unit hand sprayer. Kelompok Tani Sumber Makmur menerima chopper. Dan Kelompok Tani Sumber Harapan Mulya menerima cultivator. Lainnya juga diberikan bantuan 7 ekor sapi peranakan.

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko menjelaskan bagi petani yang belum bergabung ke dalam kelompok tani agar segera bergabung. Tujuannya agar bisa dengan mudah menerima informasi dan fasilitas yang diberikan oleh Pemkot Batu.

“Salah satu program Pemkot Batu diprioritaskan memberikan kemudahan dan fasilitas untuk petani. Ke depan akan diberikan yang terbaik,” kata Dewanti.

Bantuan ini diberikan untuk menyukseskan salah satu program Kota Batu dalam dunia pertanian. Sebab pertanian salah satu unggulan Kota Pariwisata ini.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian Kota Batu Heru Mulyanto menjelaskan untuk Kecamatan Bumiaji yang akan menerima bantuan ada 7 Kelompok tani/gapoktan. Kecamatan Batu ada 8 Kelompok tani.

“Untuk penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian di dua kecamatan ini masih akan segera diagendakan,” ungkap Heru.

 

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Heryanto
Publisher : Raafi Prapandha
-->
  • Motif Pembunuhan Sadis Bangoan, Kapolres : Masih Kita Dalami

    Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar mengatakan hingga kini pihaknya masih melakukan penyidikan mendalam atas tragedi pembunuhan yang terjadi di desa Bangoan Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung. Korban pembunuhan diketahui pasangan suami istri

  • Keluarga Korban Shock, Banjir Tangis di Dapur Pasca Aksi Keji Guru

    Keluarga besar Barno (65) dan Musini (60) tampak shock dan berkumpul di dapur rumahnya yang sederhana. Barno dan Musini tiap hari tinggal bersama dengan anak nomer lima bernama Supiah (40) dan cucu lain bernama Asrul (30), Rojikin (19), Sucipto (7). "Sed

  • Dramatis, Penangkapan Pembunuh Pasutri di Bangoan

    Penangkapan terhadap Matal (52 tahun), pelaku pembunuhan terhadap Sumini (70 tahun) dan Barno (70 tahun) berlangsung dramatis, Jum’at (16/11). Pihak Kepolisian bahkan mengerahkan puluhan personelnya untuk menangkap Matal yang masih memegang senjata tajam

  • Gagal, Pembangunan Pasar Sayur Tahap Tak Jadi Dibangun Tahun Ini

    Bagi sebagian para pedagang pasar sayur rupanya harus menunda sejenak keinginannya untuk bisa menempati kios baru. Sebab pada pembangunan tahap dua pasar sayur itu terpaksa tidak bisa dibangun pada akhir tahun.

  • Pemkot Batu Bakal Berikan Angkutan Gratis bagi Wisatawan dan Anak Sekolah

    Setelah Jatim Prak Group me-launching angkutan gratis, tentunya itu menjadi cambuk bagi Pemkot Batu. Sebab, seharusnya yang menyuguhkan angkutan gratis itu adalah Pemkot Batu.

  • Mengembalikan Societiet Concordia, Gedung di Malang yang Juga Jadi Proyek Bung Karno

    Wali Kota Malang Sutiaji memiliki program prestisius di awal masa kepemimpinannya. Yakni mengembangkan Malang City Heritage (MCH) yang akan menjadi ikon wisata di kota dingin ini. Caranya dengan mengembalikan jejak sejarah bangunan-bangunan lama. Salah s

  • Tragis, Pasutri Tewas Ditebas Parang oleh Tetangga

    Pasutri yang diketahui bernama Barno (65) dan Musini (60), warga RT 02 RW 02 Desa Bangoan, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, bersimbah darah dan mengembuskan nafas terakhirnya setelah ditebas parang oleh tetangganya sendiri, Matal (48).

  • Pembunuh Dua Orang Itu Berprofesi Guru Ngaji, Diduga Ada Masalah Keluarga

    Sebelum ditangkap dan dilumpuhkan, Matal (48) warga RT 02 RW 02 Bangoan yang membabat tetangganya hingga menewaskan dua orang diketahui pernah mengalami gangguan jiwa. Selain itu, Matal yang tiap hari berjualan penthol keliling dan guru ngaji itu diduga

  • Jatim Park Gandeng Angkutan Antar Jemput Gratis

    Wsatawan yang berwisata ke seluruh park di Kawasan Jawa Timur Park (JTP) Group akan dipermudah. Kini, dengan menggandeng angkutan umum di Kota Batu, Jatim Park menyuguhkan angkutan gratis khusus bagi wisatawan yang berwisata di Jatim Park Group.

  • Sebelah Surabaya, UMK di Madura Selisih Rp 2 Juta

    Melalui Surat Keputusan (SK) Nomor 188/665/KPTS/013/2018, Gubernur Jawa Timur Dr Soekarwo secara resmi menetapkan upah minimum kabupaten/kota (UMK) di Jawa Timur untuk 2019 mendatang.

  • Minim Alat Bukti dan Saksi, Pengungkapan Kasus Pembunuhan Pasutri Campurdarat Buntu

    Sudah sepekan lebih dugaan pembunuhan Pasangan suami istri (Pasutri) Didik (56) dan Suprihatin (50) warga Ngingas Campurdarat Tulungagung, belum juga terungkap.

  • Miris, Sumber Air di Kota Batu Hanya Tersisa 52 Sumber

    Dari tahun ke tahun kondisi sumber air di Kota Batu semakin hilang. Hal itu dibuktikan oleh Ikatan Mahasiswa Pecinta Alam (Impala) Universitas Brawijaya Malang saat meneliti tentang sumber air di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->