Pendaftaran Pileg Dibuka, KPU Larang Yang Terlibat Kejahatan Ini

Ketua KPU Kota Batu Rochani. Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Ketua KPU Kota Batu Rochani. Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

 BATU TIMES - Bagi warga Kota Batu yang tertarik menjadi anggota DPRD melalui Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah resmi membuka pendaftarannya. Namun, tidak semua warga boleh mendaftar. Narapidana atau mantan narapidana harus mengikuti prosedur yang telah ditetapkan.

Tahapan pendaftaran bakal calon anggota legislatif 2019 ini dibuka sejak 4-17 Juli di kantor KPU Kota Batu. “Hari pertama mulai pukul 08.00-16.00. Hari terakhir, yakni 17 Juli, dibuka sejak pukul 08.00-00.00 di KPU Kota Batu,” ungkap Ketua KPU Kota Batu Rochani, Jumat (6/7/2018). 

Ia menjelaskan, Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 20 Tahun 2018 telah diundangkan melalui lembaran negara. Aturan itu terkait persyaratan calon mantan narapidana atau narapidana yang terjerat tindak kejahatan narkoba, korupsi, dan kejahatan seksual terhadap anak. Mereka yang dipenjara karena tiga kasus itu tidak diperkenalkan ikut seleksi caleg di internal partai politik.

“Jadi, kewenangan itu diserahkan kepada partai. Partai dalam hal menyeleksi tidak boleh mengikutsertakan bakal calon yang terlibat dalam tiga hal tersebut,” katanya saat ditemui di kantor KPU Kota Batu.

anapi atau mantan napi harus menyertakan surat keterangan saat mendaftar. Jika mantan napi, harus ada surat keterangan telah bebas dari lembaga pemasyarakatan (lapas) dan kejahatan yang dilakukan. Dari berkas-berkas tersebut, KPU akan mempelajari kasus tersebut.

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Yunan Helmy
Publisher : debyawan erlansyah
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->