Serunya Keliling Naik Mobil PMK Lalu Memadamkan Kobaran Api

Salah satu peserta saat memadamkan api di Museum Angkut. (Foto: Museum Angkut for BatuTIMES)
Salah satu peserta saat memadamkan api di Museum Angkut. (Foto: Museum Angkut for BatuTIMES)

Selama bulan Juli ini Museum Angkut secara cuma-cuma memberikan edukasi khusus anak-anak tentang Fire Guard di Gangster Town Area. Karena usai bulan Juli ini, wahana edukasi baru Fire Guard ini akan dikenakan biaya.

“Untuk bulan ini wahana baru yang kami kenalkan adalah Fire Guard ini secara gratis. Bulan depan sudah berbayar,” ungkap Supervisor Public Relation Museum Angkut, Nunuk Liantin.

Apa itu Fire Guard? Wahana ini merupakan edukasi tentang kebakaran. Anak-anak ini akan diberikan edukasi dan dikenalkan peralatan saat terjadi kebakaran. Pada wahana ini, pengunjung bisa mengenalan kostum pemadam kebakaran, mulai dari sepatu hingga topinya. Materi yang diberikan anak-anak ini dikenalkan dengan beragam fasilitas yang digunakan saat memadamkan kebakaran dan job disk.

Pada saat penanganan, pengunjung juga diajak untuk menaiki mobil klasik pemadam kebakaran yang dimiliki Museum Angkut. Kemudian mereka diajak keliling area Museum Angkut.

Usai diajak keliling anak-anak ini dihadapi dengan situasi kebakaran rumah di Museum Angkut. Saat itulah mereka harus memadamkan rumah itu hingga apinya padam.

Pemandangan itu seperti halnya terlihat pada Jumat (6/7/2018). Sejumlah anak-anak itu pun terlihat sangat antusias saat menerima edukasi. Mulai dari memakai pakaian kebakaran, mendapatkan materi, menaiki mobil PMK, hingga memadamkan api. Mereka pun menikmatinya dengan riang gembira tanpa terlihat ketakutan. “Orangtua dan anak-anaknya sangat antusias mengikuti edukasi ini. Karena memang wahana yang kami suguhkan ini diberikan seperti nyata,” ujarnya Kepada BatuTIMES. 

Ia menambahkan Museum Angkut ingin memberikan pengetahuan kepada anak-anak dengan fasilitas yang sudah dimiliki oleh Museum Angkut. Selain itu karena memang wahan seperti ini belum banyak hadir di tengah-tengah anak-anak. “Tujuannya selain edukasi, jika sebelumnya Museum Angkut target untuk visitor dewasa, kali ini ingin memanjakan anak-anak untuk menikmati wahan ini,” kata Nunuk, Jumat (6/7/2018).

Untuk menikmati wahana ini wisatawan bisa hadir si Museum Angkut pada jam 12.00-13.00, 14.00-15.00, dan 17.300-19.00. Untuk satu kloter untuk 8-10 anak. 

Pewarta : Irsya Richa
Editor : A Yahya
Publisher : debyawan erlansyah
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->