Selama 45 Menit, Lima Calon Sekda Beradu Gagasan dalam Pemerintahan

Proses tim pansel bersama peserta lelang jabatan Sekda Kota Batu di lantai 4 Balaikota Among Tani, Senin (9/7/2018). (Foto: Istimewa)
Proses tim pansel bersama peserta lelang jabatan Sekda Kota Batu di lantai 4 Balaikota Among Tani, Senin (9/7/2018). (Foto: Istimewa)

BATU TIMES - Setelah Eny Rachyuningsih Pelaksana Tugas (plt) Kepala Dinas Pendidikan yang merangkap juga Kepala Badan Penanaman Modal, Layanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Kota Batu mundur dalam lelang jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batu, lima Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Batu melaju tahap berikutnya.

Pada Senin (9/7/2018) kelima peserta lelang jabatan Sekda Kota Batu mengikuti uji pemaparan atau gagasan di lantai 4, Balaikota Among Tani. Kelima peserta itu yakni Zadiem Efisiensi (kepala Badan Keuangan Daerah).

Lalu Eko Suhartono (Kepala Dinas Perpustakaan), M. Chori (Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah/Bappeda). Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran Kota Batu Abdillah Alkaf dan Kepala Dinas Pertanian Sugeng Pramono.

Pada kesempatan ini materi yang diujikan terkait kepemimpinan, mulai dari menyusun program dan konsepnya di depan panitia seleksi (Pansel). Mereka juga diuji tentang problem solving terhadap berbagai persoalan di Pemkot Batu.

“Pemaparan atau gagasan itu dituangkan dalam karya tulis. Mereka diuji wawasannya tentang pemerintahan beserta inovasi yang akan dihadirkan ke depan,” ungkap Penjabat Sementara (pjs) Sekda Kota Batu Edy Murtono.

Masing-masing peserta itu mendapatkan kesempatan 45 menit untuk mempresentasikan programnya. Masing-masing diuji bagaimana mendukung program kepala daerah terpilih sesuai visi dan misinya selama periode tahun 2017-2022.

Ujian ini merupakan uji terakhir yang harus diikuti peserta. Setelah ujian ini, tiga hari mendatang tim pansel memberikan hasil tiga terbaik kepada Wali Kota Batu. 

“Nanti hasilnya dirapatkan secara tertutup, kemudian diserahkan tiga yang terbaik. Targetnya dua hari mendatang baru bisa keluar tapi langsung diserahkan kepada kepala daerah,” kata Edy.

Hasil tiga terbaik diajukan kepada Wali Koya Batu lalu diserahkan pada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). “Tiga terbaik akan mendapat persetujuan KASN bahwa mereka memenuhi standart kompetensi. Selanjutnya, diserahkan pada Gubernur Jatim,” imbuhnya. 

Ia menambahkan usai mendapat persetujuan dari KASN, nantinya keputusan sepenuhnya ada pada Gubernur Jatim. Menurutnya, sebelum jabatan Pjs Sekda Kota Batu usai, lelang jabatan Sekda sudah harus selesai. 

Sementara itu, Wakil Ketua Tim Pansel Abdul Hamid menambahkan penilaian dilihat dari semangat, motivasi program, termasuk strategi komunikasi yang baik. “Enggak cukup hanya pandai saja tapi harus punya komunikasi yamg bagus,” ujar Hamid.

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Heryanto
Publisher : debyawan erlansyah
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->