Gembiranya PKL Alun-Alun Kota Batu, Dua Minggu Mendatang Bisa Tempati Food Court

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat menyidak area Food Court Alun-Alun Kota Batu, Selasa (10/7/2018). (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat menyidak area Food Court Alun-Alun Kota Batu, Selasa (10/7/2018). (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

BATUTIMES -Permasalahan terkait Pedagang Kaki Lima (PKL) atau Pelaku Niaga Sipil (PNS) yang memadati Alun-Alun Kota Batu rupanya bakal segera teratasi. Dua minggu mendatang, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko menjanjikan PKL bakal segera direlokasi di Food Court Alun-Alun Kota Batu.

Selasa (10/7/2018) sore Dewanti sambil olahraga lari melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Alun-Alun Kota Batu. Sidak itu dilakukan di area Food Court Alun-Alun Kota Batu yang diperuntukkan untuk PKL.

Food Court yang dibangun pada akhir tahun 2017 itu sudah terlihat tertata rapi meja dan kuris beragam bentuk. Namun Dewanti memberikan banyak komentarnya karena ada beberapa kursi yang tidak cocok seperti sofa diletakkan di sana.

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko (kiri) saat memberikan pengarahan kepada ketua Pelaku Niaga Sipil Puspita Herdisari (kanan) di Alun-Alun Kota Batu, Selasa (10/7/2018). (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

Selain itu Dewanti bersama perwakilan PNS juga merundingkan peletakan area kategori makanan dan sovenir. Dengan demikian Dewanti mengimbau bagi para PKL yang belum tergabung dalam PNS Kota Batu agar segera melakukan pendaftaran. 

Sebab dua minggu mendatang, PKL ini bakal segera direlokasi. “Selama dua minggu ini kami meminta waktu untuk menata food court tetapi tetap ada koordinasi bersama-sama,” ungkap Dewanti saat sidak. 

Ya selama dua minggu ke depan Pemkot Batu akan segera menata peletakan food coourt. Dengan demikian nantinya Sejumlah 84 PKL akan tertampung di sana.

“Kami memberikan batasan untuk 150 PKL. Sehingga yang belum masuk daftar PNS harus mendaftarkan diri. Yang nantinya akan diverifikasi,” jelasnya.

Sementara itu Ketua PNS Kota Batu Puspita Herdisari   menambahkan akan diusahakan seluruh PNS yang telah terdata bisa tertampung Food Court. Sehingga bagi PKL yang ber-KTP kota Batu bisa mendaftarkan diri agar tertampung di sana.

“Nanti yang belum terdaftar dalam PNS bisa mendaftarkan diri tetapi khusus yang ber-KTP Batu,” ungkap Pipit sapaan akrabnya. 

Pipit menjelaskan jika nanti pemetaan di lantai dua untuk food and beverage. Lalu di lantai dasar ada beragam jenis aksesoris. 

'Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko (tengah) saat sidak PKL di Alun-Alun Kota Batu, Selasa (10/7/2018). (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

“Dan kami sudah sepakat tentang hal ini. Karena sudah dirundingkan bersama,” tambahnya.

Selain itu, Food Court itu dibangun dengan konsep terbuka seperti hanggar. Strukturnya  menggunakan kerangka baja. Luas bangunan yang dikerjakan panjangnya 20 meter dengan lebar 15 meter. Dengan anggaran senialai Rp 1,3 miliar.

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Raafi Prapandha
-->
  • Motif Pembunuhan Sadis Bangoan, Kapolres : Masih Kita Dalami

    Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar mengatakan hingga kini pihaknya masih melakukan penyidikan mendalam atas tragedi pembunuhan yang terjadi di desa Bangoan Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung. Korban pembunuhan diketahui pasangan suami istri

  • Keluarga Korban Shock, Banjir Tangis di Dapur Pasca Aksi Keji Guru

    Keluarga besar Barno (65) dan Musini (60) tampak shock dan berkumpul di dapur rumahnya yang sederhana. Barno dan Musini tiap hari tinggal bersama dengan anak nomer lima bernama Supiah (40) dan cucu lain bernama Asrul (30), Rojikin (19), Sucipto (7). "Sed

  • Dramatis, Penangkapan Pembunuh Pasutri di Bangoan

    Penangkapan terhadap Matal (52 tahun), pelaku pembunuhan terhadap Sumini (70 tahun) dan Barno (70 tahun) berlangsung dramatis, Jum’at (16/11). Pihak Kepolisian bahkan mengerahkan puluhan personelnya untuk menangkap Matal yang masih memegang senjata tajam

  • Gagal, Pembangunan Pasar Sayur Tahap Tak Jadi Dibangun Tahun Ini

    Bagi sebagian para pedagang pasar sayur rupanya harus menunda sejenak keinginannya untuk bisa menempati kios baru. Sebab pada pembangunan tahap dua pasar sayur itu terpaksa tidak bisa dibangun pada akhir tahun.

  • Pemkot Batu Bakal Berikan Angkutan Gratis bagi Wisatawan dan Anak Sekolah

    Setelah Jatim Prak Group me-launching angkutan gratis, tentunya itu menjadi cambuk bagi Pemkot Batu. Sebab, seharusnya yang menyuguhkan angkutan gratis itu adalah Pemkot Batu.

  • Mengembalikan Societiet Concordia, Gedung di Malang yang Juga Jadi Proyek Bung Karno

    Wali Kota Malang Sutiaji memiliki program prestisius di awal masa kepemimpinannya. Yakni mengembangkan Malang City Heritage (MCH) yang akan menjadi ikon wisata di kota dingin ini. Caranya dengan mengembalikan jejak sejarah bangunan-bangunan lama. Salah s

  • Tragis, Pasutri Tewas Ditebas Parang oleh Tetangga

    Pasutri yang diketahui bernama Barno (65) dan Musini (60), warga RT 02 RW 02 Desa Bangoan, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, bersimbah darah dan mengembuskan nafas terakhirnya setelah ditebas parang oleh tetangganya sendiri, Matal (48).

  • Pembunuh Dua Orang Itu Berprofesi Guru Ngaji, Diduga Ada Masalah Keluarga

    Sebelum ditangkap dan dilumpuhkan, Matal (48) warga RT 02 RW 02 Bangoan yang membabat tetangganya hingga menewaskan dua orang diketahui pernah mengalami gangguan jiwa. Selain itu, Matal yang tiap hari berjualan penthol keliling dan guru ngaji itu diduga

  • Jatim Park Gandeng Angkutan Antar Jemput Gratis

    Wsatawan yang berwisata ke seluruh park di Kawasan Jawa Timur Park (JTP) Group akan dipermudah. Kini, dengan menggandeng angkutan umum di Kota Batu, Jatim Park menyuguhkan angkutan gratis khusus bagi wisatawan yang berwisata di Jatim Park Group.

  • Sebelah Surabaya, UMK di Madura Selisih Rp 2 Juta

    Melalui Surat Keputusan (SK) Nomor 188/665/KPTS/013/2018, Gubernur Jawa Timur Dr Soekarwo secara resmi menetapkan upah minimum kabupaten/kota (UMK) di Jawa Timur untuk 2019 mendatang.

  • Minim Alat Bukti dan Saksi, Pengungkapan Kasus Pembunuhan Pasutri Campurdarat Buntu

    Sudah sepekan lebih dugaan pembunuhan Pasangan suami istri (Pasutri) Didik (56) dan Suprihatin (50) warga Ngingas Campurdarat Tulungagung, belum juga terungkap.

  • Miris, Sumber Air di Kota Batu Hanya Tersisa 52 Sumber

    Dari tahun ke tahun kondisi sumber air di Kota Batu semakin hilang. Hal itu dibuktikan oleh Ikatan Mahasiswa Pecinta Alam (Impala) Universitas Brawijaya Malang saat meneliti tentang sumber air di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->