Pemkot Batu Bakal Matikan 25 Koperasi

Salah satu koperasi di Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Salah satu koperasi di Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

BATUTIMES - Tahun 2018 ini, Pemkot Batu melalui Dinas Koperasi Unit Mikro dan Perdagangan (Diskumdag) mengusulkan koperasi layak mati. Totalnya koperasi yang disodorkan untuk layak mati ada 25 koperasi di Kota Batu.

"Ya tahun ini kami mengusulkan kepada Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkuham) dan mengirimi surat dan data-data," ungkap pelaksana tugas (plt) Kepala Diskumdag Kota Batu EndangTriningsih.

Lalu kriteria seperti apa koperasi yang layak mati dan diusulkan Pemkot Batu ke Kemenkuham? Tidak adanya Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Sudah tidak adanya kepengurusan dalam koperasi. 

"Yang kami usulkan layak untuk mati ini ada 25 karena tidak ada rupa dan pengurus tidak jelas. Dan salah satu indikatornya adalah RUPS," katanya saat ditemui di Balaikota Among Tani, Kamis (12/7/2018).

Selain itu, koperasi yang layak mati ini karena memang sudah tidak ada aktivitas. "Dulu  mungkin beroperasi mengikuti tren. Kemudian penggantian pengurus dan mungkin tidak memiliki kemampuan," jelas Endang kepada BatuTIMES.

Karena itu nantinya Diskumdag akan memperketat bagi yang akan membuka koperasi. Sehingga tidak mudah untuk mengeluarkan izin mendirikan koperasi.

"Tidak mudah mematikan koperasi. Izin Kemenkuham dengan bukti. Jadi gak mudah mengeluarkan izin juga akhirnya," ujar Perempuan yang juga asisten II Pemkot Batu ini.

Pewarta : Irsya Richa
Editor : A Yahya
Publisher : Raafi Prapandha
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->