18 Atlet Pelatnas Asian Games Terjun di Kejuaraan Dunia Paralayang Kota Batu

Para atlet pelatnas saat landing di lapangan Songgomaruto Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Para atlet pelatnas saat landing di lapangan Songgomaruto Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

BATUTIMES - Sebanyak 18 atlet Paralayang yang bergabung dalam Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) cabang olahraga Paralayang untuk Asian Games 2018, terjun dalam Paragliding Accuracy World Cup (PGAWC) 2018 seri ke tiga di Kota Batu. 

Para atlet ini sudah 1,5 tahun mengikuti pelatnas. Namun pada kejuaraan bergengsi Asian Games 2018 mendatang hanya akan ada lima pria dan tiga perempuan yang bakal mewakili Indonesia. 

“Yang ikut PGAWC seri 3 ini ada 18 orang. Cuma nantinya yang akan mewakili di ajang Asian Games 2018 hanya delapan orang atlet saja,” ungkap Kepala Pelatnas Paralayang Gendon Subandono.

Dari 18 atlet pelatnas itu enam di antaranya merupakan atlet kebanggaan asli Kota Batu.

Jafto Megawanto atlet Pelatnas Paralayang Asian Games saat di landing lapangan Songgomaruto. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

Keenam atlet itu yakni Ike Ayu Wulandari, Rika Wijayanti, Ardi Kurniawan, Roni Pratama, Jafro Megawanto dan Jonny Effendi.

Gendon menambahkan ajang perlombaan PGAWC seri ke 3 ini juga menjadi training center bagi atlet pelatnas. Terlebih medan di Kota Batu jauh lebih sulit dibandingkan dengan di Puncak, Jawa Barat.

“Kalau di Puncak medannya lebih mudah dibanding di Kota Batu. Karena di sini masih banyak pepohonan  dan angin yang tiba-tiba datang,” imbuhnya kepada BatuTIMES. 

Selain juga untuk mengukur kemampuan dari para atlet luar negeri yang menjadi lawan terberat di Asian Games. Lawan terbera itu dikelas pria yakni Thailand, Korea Selatan, dan Jepang.

“Untuk dikelas putri lawan yang berat adalah Thailand dan China,” ujar Gendon saat ditemui di lapangan Songgomaruto, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu.

Roni Pratama atlet Pelatnas Paralayang Asian Games saat di landing lapangan Songgomaruto. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

Sementara itu, Roni Pratama atlet pelatnas mengatakan saat ini persiapan untuk Asian Games terus dilakukan. Latihan mental dan fisik selalu menjadi point untuk kejuaraan yang sudah didambakannya ini.

“Sejauh ini terus latihan fisik dan mental. Intinya ingin membanggakan Indonesia khususnya Kota Batu, pastinya harus memberikan yang terbaik,” jelas Roni. 

Karena selama ini Roni dibesarkan dari latihan medan yang cukup berat di Kota Batu,  ia mengaku yakin jika terpilih mewakili Asian Games akan bisa memberikan yang terbaik.

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Heryanto
Publisher : debyawan erlansyah
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->