Satu Daun Harganya sampai Jutaan, Tanaman Ini Tetap Jadi Primadona

Lily Indayani. pelaku usaha tanaman bersama koleksi monstera di rumah berkebun Kelurahan Temas, Kecamatan Batu. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Lily Indayani. pelaku usaha tanaman bersama koleksi monstera di rumah berkebun Kelurahan Temas, Kecamatan Batu. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

BATUTIMES-Hingga saat ini, monstera masih memikat hati para penghobi tanaman di Indonesia. Termasuk di Kota Batu. Penjualannya pun hingga saat ini tergolong cukup tinggi. 

Lily Indayani, pelaku usaha tanaman, mengakui tanaman koleksi monstera masih memikat hari masyarakat di Indonesia. Eksistensi ini sudah berjalan kurang lebih hingga dua tahun.

“Tanaman koleksi yang lagi tren saat ini masih monstera. Padahal trennya sudah sejak 2016, tapi sampai sekarang masih eksis,” ungkap Lily, Selasa (7/8/1018).

Monstera Deliciosa yang memiliki warna daun hijau, misalnya. Tanaman ini disebut juga dengan ‘monster’ karena jika tumbuh memiliki daun yang cukup besar. 

Di daunnya terdapat tekstur yang mirip dengan sobekan-sobekan. Namun setiap jenis atau varietas monstera memiliki pola sobek yang berbeda-beda.

Menurut Lily, karena masih tren hingga saat ini, tentunya berimbas pada harga tanaman tersebut. Harganya pun dihitung per daun.

“Per daun bisa antara Rp 350 ribu sampai Rp 1,2 juta. Tergantung dengan besar kecilnya daun tersebut. Semakin besat semakin mahal,” kata Lily kepada BatuTIMES.

Lalu apa yang membuat tanaman ini masih eksis? Menurut alumnus Universitas Brawijaya ini, monstera eksis karena masih banyak pecinta tanaman tersebut. Dan antusiasme peminat tanaman ini tergolong tinggi. 

Oleh sebab itu, monstera masih menjadi tren tanaman tahun 2018 ini di dunia tanaman koleksi. Selain itu, corak varietas ini pun beragam dengan beberapa jenis. “Ya karena banyak peminatnya di Inodonesia dan masih banyak yang cari sehingga trennya di tahun ini masih tetap monstera,” ujarnya.

“Dilihat juga dari pelanggan saya dari seluruh Indonesia. Dalam satu minggu, bisa keluar 10 tanaman,” tutup ibu satu anak ini. (*)​

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Yunan Helmy
Publisher : debyawan erlansyah
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->