Gelorakan Hari Olahraga Nasional, Jatim Park Gelar Senam Akrab hingga Doorprize Rp 30 Juta

Para peserta sedang melakukan senam di halaman Jawa Timur Park 3, Minggu (16/9/2018). (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Para peserta sedang melakukan senam di halaman Jawa Timur Park 3, Minggu (16/9/2018). (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

BATUTIMES - Meskipun gelaran Asian Games 2018  telah usai tapi gelora semangat masih terasa di Jawa Timur Park Group.

Untuk menggelorakan semangat Asian Games 2018 sebanyak 1.500 peserta mengikuti Senam Akrab di halaman Jatim Park 3, Minggu (16/9/2018).

Senam dilakukan dengan menyenangkan oleh seluruh karyawan Jatim Park Group dan masyarakat sekitar.

Manager Marketing & Public Relation Jatim Park Group Titik S Ariyanto mengatakan, senam seperti ini memang sebelumnya pernah dilakukan tetapi kini mulai digelorakan lagi. Sekaligus untuk mengobarkan semangat Asian Games 2018.

“Sebelumnya pernah digelar tetapi sudah jarang dilakukan sehingga kita gelorakan lagi. Dan melihat sejauh mana semangat para karyawan Jatim Park Group,” ujar Titik.

Selain itu juga untuk menggelorakan Asian Para Games 2018 yang bakal digelar pada 6-13 Oktober 2018 mendatang. Tentunya juga untuk menyegarkan tubuh di tengah-tengah sibuknya pekerjaan.

“Ya supaya karyawan Jatim Park Group ini sehat dengan senam. Karena ke depan akan kami gelar 3 bulan sekali,” jelasnya kepada BatuTIMES.

Usai melakukan senam juga terdapat hiburan dengan pembagian doorprize. Tak tanggung-tanggung, Rp 30 juta disuguhkan kepada para peserta senam.

“Doorprice ini kita berikan mulai Rp 75 ribu, Rp 100 ribu, Rp 125 ribu, dan totalnya kita bagikan Rp 30 juta,” ujar mantan Operational Manager Museum Angkut. 

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Heryanto
Publisher :
-->
  • Motif Pembunuhan Sadis Bangoan, Kapolres : Masih Kita Dalami

    Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar mengatakan hingga kini pihaknya masih melakukan penyidikan mendalam atas tragedi pembunuhan yang terjadi di desa Bangoan Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung. Korban pembunuhan diketahui pasangan suami istri

  • Keluarga Korban Shock, Banjir Tangis di Dapur Pasca Aksi Keji Guru

    Keluarga besar Barno (65) dan Musini (60) tampak shock dan berkumpul di dapur rumahnya yang sederhana. Barno dan Musini tiap hari tinggal bersama dengan anak nomer lima bernama Supiah (40) dan cucu lain bernama Asrul (30), Rojikin (19), Sucipto (7). "Sed

  • Dramatis, Penangkapan Pembunuh Pasutri di Bangoan

    Penangkapan terhadap Matal (52 tahun), pelaku pembunuhan terhadap Sumini (70 tahun) dan Barno (70 tahun) berlangsung dramatis, Jum’at (16/11). Pihak Kepolisian bahkan mengerahkan puluhan personelnya untuk menangkap Matal yang masih memegang senjata tajam

  • Gagal, Pembangunan Pasar Sayur Tahap Tak Jadi Dibangun Tahun Ini

    Bagi sebagian para pedagang pasar sayur rupanya harus menunda sejenak keinginannya untuk bisa menempati kios baru. Sebab pada pembangunan tahap dua pasar sayur itu terpaksa tidak bisa dibangun pada akhir tahun.

  • Pemkot Batu Bakal Berikan Angkutan Gratis bagi Wisatawan dan Anak Sekolah

    Setelah Jatim Prak Group me-launching angkutan gratis, tentunya itu menjadi cambuk bagi Pemkot Batu. Sebab, seharusnya yang menyuguhkan angkutan gratis itu adalah Pemkot Batu.

  • Mengembalikan Societiet Concordia, Gedung di Malang yang Juga Jadi Proyek Bung Karno

    Wali Kota Malang Sutiaji memiliki program prestisius di awal masa kepemimpinannya. Yakni mengembangkan Malang City Heritage (MCH) yang akan menjadi ikon wisata di kota dingin ini. Caranya dengan mengembalikan jejak sejarah bangunan-bangunan lama. Salah s

  • Tragis, Pasutri Tewas Ditebas Parang oleh Tetangga

    Pasutri yang diketahui bernama Barno (65) dan Musini (60), warga RT 02 RW 02 Desa Bangoan, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, bersimbah darah dan mengembuskan nafas terakhirnya setelah ditebas parang oleh tetangganya sendiri, Matal (48).

  • Pembunuh Dua Orang Itu Berprofesi Guru Ngaji, Diduga Ada Masalah Keluarga

    Sebelum ditangkap dan dilumpuhkan, Matal (48) warga RT 02 RW 02 Bangoan yang membabat tetangganya hingga menewaskan dua orang diketahui pernah mengalami gangguan jiwa. Selain itu, Matal yang tiap hari berjualan penthol keliling dan guru ngaji itu diduga

  • Jatim Park Gandeng Angkutan Antar Jemput Gratis

    Wsatawan yang berwisata ke seluruh park di Kawasan Jawa Timur Park (JTP) Group akan dipermudah. Kini, dengan menggandeng angkutan umum di Kota Batu, Jatim Park menyuguhkan angkutan gratis khusus bagi wisatawan yang berwisata di Jatim Park Group.

  • Sebelah Surabaya, UMK di Madura Selisih Rp 2 Juta

    Melalui Surat Keputusan (SK) Nomor 188/665/KPTS/013/2018, Gubernur Jawa Timur Dr Soekarwo secara resmi menetapkan upah minimum kabupaten/kota (UMK) di Jawa Timur untuk 2019 mendatang.

  • Minim Alat Bukti dan Saksi, Pengungkapan Kasus Pembunuhan Pasutri Campurdarat Buntu

    Sudah sepekan lebih dugaan pembunuhan Pasangan suami istri (Pasutri) Didik (56) dan Suprihatin (50) warga Ngingas Campurdarat Tulungagung, belum juga terungkap.

  • Miris, Sumber Air di Kota Batu Hanya Tersisa 52 Sumber

    Dari tahun ke tahun kondisi sumber air di Kota Batu semakin hilang. Hal itu dibuktikan oleh Ikatan Mahasiswa Pecinta Alam (Impala) Universitas Brawijaya Malang saat meneliti tentang sumber air di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->