Tak Lolos Seleksi CPNS, Guru Honorer 10 Tahun Ini Bakar Ijazah dan Baju Dinas

Screenshot video
Screenshot video

Seorang guru honorer nekat membakar ijazah terakhir miliknya lantaran tak lolos seleksi administrasi penerimaan CPNS tahun 2018. Dalam sebuah video yang beredar, seorang pria yang mengenakan seragam keki itu menunjukkan ijazah aslinya sebelum kemudian disulut dengan api.

Sampai saat ini, memang belum diketahui dengan pasti asal pria yang nekat membakar ijazahnya tersebut. Namun, suara di balik video pembakaran itu menyampaikan jika pria dalam video tersebut nekat membakar ijazah pendidikannya lantaran tak lolos seleksi administrasi. Sebab, nilai IPK-nya 2,0. Sedangkan dalam persyaratan disebut jika IPK minimal untuk mendaftar sebagai CPNS adalah 2,6. "Itu adalah bentuk protes karena tak lolos seleksi CPNS," terang suara di balik video tersebut.

Bukan hanya membakar ijazah. Pria dalam video tersebut juga langsung melepas seragam keki miliknya dan turut dibakar secara bersamaan. Setelah membakar, pria yang disebut sudah menjadi guru honorer selama 10 tahun itu meninggalkan lokasi pembakaran begitu saja.

"Ia mengatakan bahwa rupanya ijazah hanyalah sebuah label untuk berilmu, tapi ilmu yang didapatkan tidak sebanding debgan ijazah," begitulah bunyi penggalan keterangan video yang diunggah channel youtube Jusran KoltimTV dengan judul Guru Honorer Ini Bakar Ijazah dan Baju Dinas Miliknya karena Tak Lulus Berkas CPNS Koltim 2018. 

Video yang diunggah pada 23 Oktober 2018 itu pun sudah ditonton lebih dari 1.000 kali dan mendapat beragam komentar dari warganet. Sebagian besar merasa sangat kecewa dengan aksi yang dilakukan pria dalam video tersebut. Berikut komentar warganet.

Pewarta : Pipit Anggraeni
Editor : A Yahya
Publisher :
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->