Tiru Adegan Fake Taxi, Driver Online Perkosa Penumpangnya

Pelaku (lingkar merah) saat diamankan polisi. (Istimewa)
Pelaku (lingkar merah) saat diamankan polisi. (Istimewa)

BATUTIMES - Kasus pemerkosaan terhadap seorang mahasiswi terjadi di Surabaya. Korban adalah RN, 19, seorang mahasiswi di kampus swasta Surabaya. Sementara pelaku adalah Bambang Eko Setiawan, 30, warga Jalan Pucang Anom, Kecamatan Gubeng.

Dalam keseharian Bambang berkerja sebagai driver online. Dia kemudian mendapatkan orderan dari korban melalui aplikasinya.

Korban minta diantar ke tempat tinggalnya di jalan Kalisari. Peristiwa terjadi awal Maret lalu pada malam hari. Namun baru terungkap saat ini.

“Orderan masuk kepada tersangka. Namun saat melakukan penjemputan korban, mobil tersangka tak sesuai nopol di aplikasi,” ujar Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Giadi Nugraha, Sabtu (23/3) malam.

Giadi menjelaskan saat itu tanpa rasa curiga, korban masuk ke mobil Toyota Avanza nopol L 1526 AH milik tersangka. Namun dalam perjalanan, kecurigaan korban mulai muncul. Karena tersangka tak menempuh rute sesuai aplikasi.

Awalnya korban mengira jika Bambang hendak mencari rute alternatif. Namun, dia malah diajak berputar-putar di kawasan Surabaya Timur. “Korban sempat protes dan mengur tersangka, namun tersangka malah mengancam korban untuk menyerahkan HP-nya,” terang Giadi.

Setelah menyerahkan HP-nya, tersangka menghentikan mobilnya di tempat sepi dan lantas melompat ke bangku penumpang di belakang. Kemudian tersangka mendekap korban. RN pun jadi budak nafsu Bambang di dalam mobil.

Usai memperkosa korban, tersangka lantas kembali mengemudikan mobilnya ke arah utara. “Tersangka menurunkan korban di pinggir Jalan Perak Barat,” tegasnya.Setalah itu, tersangka berlalu. Sedangkan korban melaporkan kasus ini ke polisi. Tak butuh waktu lama untuk menangkap Bambang. Polisi menangkap tersangka di rumahnya di Surabaya.

Saat ditangkap, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil milik tersangka dan satu buah Hp milik korban. “Setelah penangkapan itu. Terungkap jika perampasan tersangka hanyalah modus untuk memperkosa korban,” terangnya.

Sementara itu kepada polisi, Bambang mengaku nekat memperkosa korban lantaran tergoda dengan tubuh sintal mahasiswi asal Malang itu. Selain itu, kebiasaannya melihat film porno ala adegan Fake Taxi juga memicu untuk melakukan perbuatan tak senonoh.

“Sejak awal saya hanya ingin menikmati tubuh korban. Namun saya bingung memulainya, akhirnya saya bikin dengan perampasan,” ungkapnya kepada penyidik.
 

Pewarta : M. Bahrul Marzuki
Editor : Heryanto
Publisher :
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->