Ngalam Coffee Jazz 2015

Seiring Alunan Jazz, Batu Akik Dijual

Salah Satu Penjual Yang Menunjukkan Batu Akik Mata Elang. (Foto: Deny/malangtimes)
Salah Satu Penjual Yang Menunjukkan Batu Akik Mata Elang. (Foto: Deny/malangtimes)

MALANGTIMES – Demam batu akik seperti tidak ada habisnya. Dalam even Ngalam Coffee Jazz 2015, tak lewat dimanfaatkan penjual batu akik.

Dalam sebuah booth di depan panggung jazz, puluhan batu akik tertata apik, hingga ratusan pasang mata melirik.

Akik yang dijual, sebagian besar berasal dari Indonesia timur.

Penjual batu akik, Yandi, mengaku hobi mengoleksi batu akik karena orang tuanya.

“Sebagian besar ini adalah akik peninggalan orang tua, saya demen gara-gara mereka juga,” jelasnya, beberapa menit lalu.

Akik dijual beragam harganya, hingga Rp 3 juta.

“Selain dari Sumbawa, ada Lajuli Afganistan, harganya memang mahal tapi di dalamnya ada serat emas,” pamernya, beberapa menit lalu.

Yandi menambahkan, ada batu akik Mata elang dari Irianjaya.

Yandi mengaku, bukanlah penjual akik pada umumnya. Dia tidak mempunyai tempat khusus untuk menjual. Hanya, jika ada orang yang tertarik memesan akik miliknya, langsung akan dia bawakan.

Pewarta : M Deny E Rahmawan
Editor :
Publisher :
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->