Kutuk Kerusuhan di Jakarta, BEM Se-Trenggalek Gelar Deklarasi Damai

Koordinator BEM Trenggalek ajak masyarakat jaga kondusifitas
Koordinator BEM Trenggalek ajak masyarakat jaga kondusifitas

BATUTIMES - Sebanyak 12 mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Se-Kabupaten Trenggalek gelar Deklarasi Damai dan mengutuk aksi demo (21-22 Mei 2019) di Jakarta Kemaren. Ke-12 mahasiswa tersebut merupakan perwakilan dari tiga kampus yakni STIT Sunan Giri Trenggalek, STKIP Trenggalek dan Polkesma Kampus Lima Malang di Trenggalek.

Koordinator BEM Abdi Prasetyo mewakili mahasiswa Se-Trenggalek mengajak masyarakat jangan mudah terpancing isu hoaks dan tetap menjaga keamanan dalam berbangsa dan bernegara.

"Kami mewakili Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Se-Kabupaten Trenggalek melaksanakan Deklarasi aksi damai pascapemilu April 2019. Karena kondisi saat ini masih terbilang belum kondusif," ungkap Abdi Prasetyo, Senin (27/05/19)

Abdi juga menjelaskan, bahwa saat ini kondisi pascapemilu masih terbilang belum kondusif. Masih ada beberapa pihak yang masih belum terima, ada yang masih menggugat serta ada yang telah menerima hasil pemilu.

"Kami bekerja sama dengan TNI-Polri menggelar deklarasi damai di Trenggalek, agar tidak ada kerusuhan yang sama seperti di Jakarta pada tanggal 21-22 Mei kemarin," pinta Abdi Prasetyo yang juga Ketua BEM STIT Trenggalek kepada trenggalektimes.com.

Abdi menambahkan bahwa tujuan deklarasi kali ini, menginginkan kondisi yang aman dan kondusif. Sehingga di wilayah trenggalek jangan sampai terjadi seperti di Jakarta.

Di akhir Deklarasi, Abdi ajak seluruh elemen masyarakat jaga kondisi yang aman dan kondusif. "Mari jaga kondusifitas di wilayah trenggalek," pungkasnya.

Pewarta : Ganez Radisa Yuniansyah
Editor :
Publisher :
-->

    Tidak ada artikel terkait

Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->