Perwira Brimob ini Pikat Hati Masyarakat dengan Batu Akik

(kiri) IPDA Nono Sugiono bersama Ketua komunitas Garuda Khatulistiwa, M Zakaria. (kanan) IPDA Nono Sugiono saat resmi mengunakan seragam dinas BRIMOB bersama Bupati Malang Rendra Kresna. (Foto: rully/malangtimes)
(kiri) IPDA Nono Sugiono bersama Ketua komunitas Garuda Khatulistiwa, M Zakaria. (kanan) IPDA Nono Sugiono saat resmi mengunakan seragam dinas BRIMOB bersama Bupati Malang Rendra Kresna. (Foto: rully/malangtimes)

MALANGTIMES – Perwira Brimob yang saat ini menjabat sebagai Komandan Pleton II Kompi 4 Detasemen B Satuan Brimob Polda Jawa Timur, memilik cara unik. Yakni memikat hati masyarakat dengan cara menggunakan Batu Akik.

Ia adalah Ipda Sugiono. Kisah hidupnya selama menjabat sebagai Komandan Pleton II Kompi 4 Detasemen B Satuan Brimob Polda Jatim, terkenal cukup tegas dan berani untuk menghalau tindak kejahatan di wilayah Malang Raya.

Pria kelahiran Malang itu dikenal ramah dan mudah bergaul dengan siapapun, terutama dengan anak buahnya di satu profesi. Ia juga dikenal mahir memikat hati masyarakat.

Pada Minggu (12/72015) lalu, Ipda Nono, begitu ia akrab dipanggil, bersama dengan anak buahnya mendapat pujian, saat berinisiatif membantu PT KAI Wilayah DAOPS VIII, mengevakuasi penumpang Ketera Api Matarmaja. Hal itu saat Kereta Api mengalami anjlok di Stasiun Wlingi, Blitar.

Namanya semakin populer saat ia dipercaya sebagai Humas Komunitas Rapala Yanottama, yakni Komunitas Penggemar Batu Akik. Komunitas itu beranggotakan personel Brimob Detasemen B.

Kehadiran Nono di Komunitas tersebut, mendapat direspon positif oleh anggota Komunitas batu lainnya. Misalnya apa yang disampaikan Ketua Komunitas Batu Garuda Khatulistiwa, M Zakaria. Ia kagum dengan langkah dan sikap Nono.

Menurut pengakuan Zakaria, walaupun bertugas di Kesatuan Brimob, Nono masih mampu bersosialisasi dengan baik di tengah masyarakat. Sehingga kesan garangnya hilang di mata masyarakat dan anggota Komunitas Batu.  

Bagi Nono, keterlibatannya di Komunitas Rapala Yanottama bisa menjadi sarana efektif untuk mendekatkan diri ke masyarakat. Ia pun mendapat restu dari Kepala Detasemen B BRIMOB, AKBP Sunadi, untuk menggelar beragam kegiatan pameran batu yang bertujuan merekatkan hubungan Brimob dengan masyarakat.

"Beberapa event sudah kami gelar. Terakhir kami mengadakan pameran batu di Mako Brimob pada 12 Juni lalu dan berhasil menarik ribuan pengunjung yang datang ke pameran tersebut," aku Nono.

Menurut Nono, banyak manfaat yang bisa diperolehnya dirinya saat bergabung di komunitas Rapala Yanottama. Selain bisa mendekatkan diri ke masyarakat, keuntungan finansial dari berjualan batu akik juga menggiurkan. "Tapi saya tetap berkomitmen, tidak akan meninggalkan tugas utamanya sebagai Komandan Pleton Brimob," akunya.

Saat MALANGTIMES menemuinya di area pameran batu, bertempat Dinoyo Mall, pada Selasa (14/7/2015) malam, Nono terlihat asyik membaur bersama masyarakat. Ia pun kerap dimintai saran pengunjung pameran, untuk menentukan jenis dan kualitas batu.

"Saya senang kalau diajak diskusi tentang batu. Kadang ada pengunjung pameran yang meminta saran saya sebelum membeli batu. Bagi saya, ini adalah peluang baik untuk mengenalkan Brimob kepada masyarakat," katanya mengakhiri perbicangannya. (*)

Pewarta : Rully Novianto
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Yatimul Ainun
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->