Salah satu anak yang mengungsi asyik bermain didampingi relawan di posko Balai Desa Punten, Senin (21/10/2019). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Salah satu anak yang mengungsi asyik bermain didampingi relawan di posko Balai Desa Punten, Senin (21/10/2019). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

Badai angin kencang disertai debu memaksa warga Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji, harus mengungsi. Mereka tersebar di 7 posko pengungsian yang telah tersebar. 

Beragam aktivitas pun tersaji di setiap posko tersebut. Terutama untuk anak-anak. Ada sebagaian anak yang asyik  dengan permainan sederhana di masing-masing posko. Seperti halnya di posko Balai Desa Punten dan posko Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu.

Ada yang merangkai gambar, ada yang membuat bentuk-bentuk bunga dari malam, dan sebagainya.  Mereka terlihat sangat menikmati permainan yang cukup sederhana itu. Ya, hal itu dilakukan untuk mengobati trauma anak-anak pasca-bencana. 

Mereka bermain dengan didampingi Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Batu, Institut Tristar Batu, dan beberapa lembaga lainnya. Ya lembaga-lembaga itu  memberikan trauma healing kepada pengungsi anak-anak di sebagian posko.

Kegiatan ini diisi dengan permainan sederhana, menggambar, dan mewarnai. “Semoga kegiatan itu dilakukan untuk mengurangi trauma dan kecemasan kepada anak-anak,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Batu drg Kartika Trisulandari.

Trauma healing itu diberikan supaya para anak-anak itu dapat melakukan aktivitas sehari-hari dengan normal pasca-terjadinya bencana. Trauma healing ini merupakan penanganan darurat yang dilakukab kepada pengungsi, khususnya anak-anak.

“Dan kami berupaya supaya saat di posko ini mereka tidak jenuh. Tetapi bisa senang dengan kegiatan yang sederhana itu,” imbuh kadinkes.

Saat ini, ada 1.182 orang pengungsi. Rinciannya, di posko pengungsi SDN 01  Punten sejumlah 149 orang, di  Balai Desa Punten  ada 356 orang, di Balai Desa Sidomulyo sejumlah 126 orang,  di posko posko BPBD Kota Batu  ada 388 pengungsi.

Kemudian, di posko pengungsi Desa Sidomulyo  ada 33 orang, di Balai Desa Tulungrejo  ada 27 pengungsi, dan di rumah dinas  wali kota Batu sejumlah 103 pengungsi.