Warga mengantre meminta logistik yang berada di Posko BPBD Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Warga mengantre meminta logistik yang berada di Posko BPBD Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

Adanya kejadian bencana angin kencang yang disertai debu melanda Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji mendapatkan respon banyak dari masyarakat. Banyak bantuan logistik yang datang diberikan di masing-masing posko.

“Kami bersyukur, karena begitu banyaknya bantuan dan dukungan yang mengalir dari segenap lapisan masyarakat, hingga Senin (21/10/2019) cukup banyak dan melimpah,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, Sasmito.

Karena banyaknya bantuan yang datang, mulai dari sembako, air mineral, nasi kotak, dan sebagainya, sehingga logistik terpenuhi. Dengan demikian BPBD Kota Batu menyatakan sementara tidak menerima bantuan berupa apapun.

“Bantuan sudah melimpah di Posko PB BPBD Kota Batu yang belum terdistribusikan. Jadi kami stop dulu bagi yang ingin memberikan bantuan,” imbuhnya.

Bantuan itu dihentikan, lantaran jumlah pengungsi yang ada di beberapa titik posko sudah berkurang. Sehingga logistik sangat terpenuhi.

Hingga Selasa (22/10/2019) ini, data korban pengungsi yang ada di pos pengungsian berjumlah 891 orang. Antara lain di Posko Pengungsi Balai Desa Punten sejumlah 196 orang.

Lalu Posko Pengungsi Balai Desa Sidomulyo sejumlah 292 orang. Kemudian di Posko Pengungsi Balai Desa Tulungrejo sejumlah 183 orang.

Di Posko Pengungsi Rumah Dinas Wali Kota  sejumlah 118 orang. Posko Pengungsi Balai Desa Sumbergondo sejumlah 17 orang. Dan Posko Pengungsi Desa Oro Oro Ombo sejumlah 85 orang.