Dirijen Aremania Yuli Sumpil saat ditemui di rumahnya. (Hendra Saputra)
Dirijen Aremania Yuli Sumpil saat ditemui di rumahnya. (Hendra Saputra)

Salah satu tokoh Aremania, Yuli 'Sumpil' atau Jules, menginginkan ada pembenahan di Stadion Kanjuruhan. Tujuannya agar kenyamanan suporter saat menonton pertandingan bisa dirasakan dengan baik.

Permintaan Yuli Sumpil itu disampaikan dalam jagongan bersama Forkopimda Kabupaten Malang (bupati Malang, kapolres Malang, dan dandim 0818) dengan Aremania, pemain dan manajemen Arema FC di pendopo Pemkab Malang. Saat sesi pertanyaan dibuka, Jules mengungkapkan  isi hatinya agar Stadion Kanjuruhan bisa dibenahi. Pria asal Jalan Sumpil Kota Malang ini menilai stadion milik Pemkab Malang itu sudah saatnya berbenah.

"Arema tim besar, Aremania suporter besar di Indonesia. Ketika melakukan laga away, saya merasakan stadion di tempat lain sangat nyaman karena kenyamanan stadion bisa dirasakan oleh teman-teman suporter," ujarnya.

Tak hanya tentang kenyamanan. Yuli Sumpil juga berharap Malang bisa kembali menjadi barometer sepak bola nasional dengan adanya stadion yang berstandar internasional. "Mudah-mudahan di Malang ada stadion yang bertaraf internasional. Kita tidak boleh kalah dengan yang lain. Malang harus jadi barometer sepak bola nasional," tandas nya.

Menanggapi hal itu, panpel Arema FC Abdul Haris mengatakan bahwa sudah ada rencana untuk renovasi pembangunan Stadion Kanjuruhan yang masuk dalam anggaran tahun 2020 mendatang. "Sudah ada rencana ke sana, yaitu atap full untuk Stadion Kanjuruhan," katanya.

Sementara itu, Media Officer Arema FC Sudarmaji mengaku pihaknya siap dilibatkan untuk renovasi Stadion Kanjuruhan. Hal itu didasari karena tim Singo Edan sudah pernah mengikuti seminar untuk pembangunan stadion standar internasional.

 "Ayo kita sinergi. Arema siap untuk dilibatkan dalam hal konsultan,  gratis tanpa dibayar ,untuk membangun stadion. Sudah saatnya Stadion Kanjuruhan berbenah dan disesuaikan kebutuhan AFC," jelasnya.