Tahap Akhir, Pasar Sumedang Kembali Digelontor Dana Rp 13 Miliar

Pembangunan Pasar Sumedang, Kepanjen, akan kembali dilanjutkan oleh DPKPCK Kabupaten Malang dengan menggandeng TP4D. (dok MalangTIMES)
Pembangunan Pasar Sumedang, Kepanjen, akan kembali dilanjutkan oleh DPKPCK Kabupaten Malang dengan menggandeng TP4D. (dok MalangTIMES)

BATUTIMES - Pembangunan Pasar Sumedang di Kepanjen kembali digelontor anggaran terbilang besar. Tercatat, melalui Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang, pembangunan akhir Pasar Sumedang digelontor dana Rp 13 Miliar.

Sebelumnya, pembangunan pasar berlantai dua yang dimulai tahun 2017 serta dilanjut 2018 telah menghabiskan anggaran sebesar Rp 27 miliar. Sehingga total dengan tahun ini, pasar yang dikenal dengan sebutan Pasar Cokolio itu menghabiskan anggaran Rp 40 miliar.

Besarnya anggaran tersebut yang membuat pihak DPKPCK Kabupaten Malang kembali menggandeng Tim Pengawal Pengaman Pemerintah Daerah (TP4D) yang berasal dari Kejaksaan Negeri Kepanjen. "Kami gandeng TP4D untuk menyelesaikan pembangunan Pasar Sumedang tahun ini. Baik dari perencanaan sampai nanti pada pelaksanaannya. Ini sebagai langkah preventif kami agar dalam prosesnya sesuai aturan yang ada," kata Wahyu Hidayat, kepala DPKPCK Kabupaten Malang, Jumat (05/07/2019).

Doktor ilmu sosial ini juga menyampaikan, pihaknya akan menyampaikan presentasi terkait  pembangunan Pasar Sumedang saat pelaksanaan dimulai, yaitu dari nol persen, 50 persen sampai 100 persen.  TP4D akan juga terjun melihat pembangunan dan progres di lokasi pembangunan sesuai dengan yang dipresentasikan nantinya.

"Jadi, proses pembangunan akan dikawal oleh TP4D. Sehingga bisa dipastikan bahwa pembangunan Pasar Sumedang tahap akhir bisa berjalan baik dan sesuai aturan," ujar Wahyu.

Disinggung peruntukan pembangunan lanjutan Pasar Sumedang dengan anggaran Rp 13 miliar, Wahyu menyampaikan dana tersebut nantinya diperuntukkan untuk pembuatan kios di lantai 1 dan hall di lantai 2.

Selain kios dan lapak, anggaran tersebut rencananya juga akan digunakan untuk pembangunan sarana dan prasarana penunjang maupun utilitas Pasar Sumedang. Misalnya untuk jalan pasar, tempat parkir, tempat pembuangan sampah (TPS), pagar, ruang laktasi, ruang informasi, klinik, gudang, kantor staf, termasuk pengadaan sarana penunjang keamanan seperti hidran.

"Jadi, anggaran yang akan didampingi TP4D nanti ini diperuntukkan untuk itu. Sehingga diharapkan di akhir tahun ini Pasar Sumedang selesai," ungkapnya.

Wahyu juga menjelaskan, pihaknya berupaya keras agar target penyelesaian pembangunan bisa sesuai yaitu pada Desember 2019.
”Sekarang sedang kami proses untuk mulai lelang. Kurang lebih 1,5 bulan lagi akan keluar siapa pemenangnya dan bisa mulai dikerjakan supaya selesai tahun ini juga,” pungkas Wahyu.
 

 

Pewarta : Dede Nana
Editor : Yunan Helmy
Publisher :
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->