Festival Panji Nusantara Dorong Kabupaten Blitar Lebih Bermartabat dan Berdaya Saing

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Blitar Tuti Komaryati mewakili Bupati membuka Festival Panji Nusantara.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)
Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Blitar Tuti Komaryati mewakili Bupati membuka Festival Panji Nusantara.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

BATUTIMES - Menyongsong Hari Jadi Kabupaten Blitar yang ke 695, Kabupaten Blitar ditunjuk sebagai salah satu tuan rumah perhelatan Festival Panji Nusantara. Bertempat di Amphitheater Penataran, festival tahunan ini resmi dibuka pada Selasa (9/7/2019) malam. 

Gelaran ini dimeriahkan oleh seniman Panji dari berbagai daerah diantaranya ISI Surakarta, Kutai Kartanegara, Bojonegoro, Jawa Barat dan Blitar sebagai tuan rumah.

Turut hadir dalam acara tersebut Direktur Kesenian Dirjen Pendidikan dan Kebudayaan RI Restu Gunawan, Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Jawa Timur Sinarto, Bupati Blitar yang diwakili oleh Asisten Ekonomi dan PembangunanTuti Komaryati, Kepala Disparbudpora Pemkab Blitar Suhendro Winarso, kepala OPD terkait dan jajaran Forpimda Kabupaten Blitar.

Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Jawa Timur, Sinarto mengatakan, acara Festival Panji Nusantara yang telah digelar tahun ketiga ini semakin meriah dari tahun ke tahun, setelah saya amati ada nilai yang ditinggalkan oleh para pendahulu kita.

"Kita seakan dijajah oleh bangsa kita sendiri pada ketidaksukaan budaya asli Indonesia, maka mental itu yang harusnya kita tinggalkan. Kami di Jawa Timur dan seluruh pemerintah Kabupaten dan Kota untuk mekspose kekuatan-kekuatan lokal yang bisa menjadikan kita bangga dan punya jati diri seperti halnya budaya Panji," tegasnya.

Ditegaskannya, Blitar juga memiliki budaya yang sangat kuat dimana Blitar menjadi tempat lahirnya para pemimpin-pemimpin hebat. Menurutnya Blitar menjadi pelopor budaya untuk kota dan kabupaten di sekitarnya.

"Jika Panji diawali dari Blitar untuk 3-4 hari kedepan harapannya bisa Festival Panji menjadi inspirasi bagi Kediri, Tulungagung, Malang dan kota kabupaten yang lain," tambahnya.

Sementara itu, Direktur Kesenian Dirjen Pendidikan dan Kebudayaan RI, Restu Gunawan sangat mengapresiasi masyarakat Blitar dan semua pengunjung yang hadir karena telah megenalkan budaya panji sejak dini pada generasi penerus. Menurutnya dengan pendidikan budaya dan jati diri bangsa sejak kecil akan memperkuat jati diri bangsa dan keragaman budaya di Indonesia.

"Kami sangat mengapresiasi bapak ibu yang hadir disini karena telah mengajak anak-anak mereka untuk melihat pagelaran budaya Festival Panji. Yang namanya kebudayaan kan memang harus dari bawah,   kalo untuk orang tua paling kan untuk nostalgia. Kalau kita kenalkan pada anak-anak pasti akan ada regenerasi, pengembangan dan perlindungan budaya jati diri bangsa kita," sambungnya.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Blitar, Tuti Komaryati dalam sambutannya mewakili Bupati Blitar menyampaikan, cerita Panji merupakan cerita asli Nusantara dan berasal dari Jawa Timur yang mengisahkan Raden Inu Kertapati dari kerajaan Jenggala dan Dewi Sekartaji dari Panjalu. Cerita ini banyak berkembang pada akhir abad ke- 13 pada masa Majapahit dan digaungkan oleh Patih Gajahmada untuk menunjukkan eksistensi budaya asli Nusantara ditengah pesatnya pengaruh hegemoni  budaya Hindu-Budha di Nusantara.

"Budaya Panji sendiri memang budaya asli dari jawa timur yang banyak berkembang sejak abad 13-14 pada masa kerajaan Majapahit. Kisah Panji banyak ditemukan di relief-relief candi termasuk Candi Penataran. Kisah Panji sendiri merupakan kisah percintaan antara Panji Asmara Bangun dari kerajaan Jenggala dengan Dewi Sekartaji dari kerajaan Kadhiri dan banyak menyebar luas ke seluruh Nusantara bahkan hingga ke Asia Tenggara,” paparnya.

Lebih dalam Tuti mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Blitar sebagai generasi pewaris mensukseskan pageralan Festival Panji Nusantara ini untuk memajukan Blitar lebih bermartabat dan berdaya saing. ”Kita sukseskan festival ini untuk mewujudkan Blitar lebih bermartabat dan berdaya saing,” tandasnya.

Pantauan BLITARTIMES, Pembukaan Festival Panji Nusantara di kompleks Amphiteater,Desa Penataran Kecamatan Nglegok, berlangsung meriah, Selasa (9/7/2019) malam.

Tempat duduk di Amphiteatre Penataran penuh dengan penonton.

Acara itu dibuka dengan pementasan tari Reog Bolkiyo yang dimainkan para penari dari sanggar tari Pendopo Agung Ronggo Hadi Negoro.(kmf)

Pewarta : Aunur Rofiq
Editor :
Publisher :
-->

    Tidak ada artikel terkait

Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->