Sendratari Pernikahan Panji Awali Festival Panji Nusantara 2019 di Kota Malang

Pertunjukan sendratari Rabine Panji menjadi pra-acara Festival Panji Nusantara 2019 di Kota Malang. (Foto: Yogi Iqbal/MalangTIMES)
Pertunjukan sendratari Rabine Panji menjadi pra-acara Festival Panji Nusantara 2019 di Kota Malang. (Foto: Yogi Iqbal/MalangTIMES)

BATUTIMES - Kisah perjuangan Raden Panji Asmorobangun untuk bisa mempersunting Dewi Sekartaji yang dikemas dalam sebuah sendratari menjadi sajian pra-acara pergelaran Festival Panji Nusantara 2019 di Kota Malang. 

Tak kurang dari 20 penari, pengrawit, sinden dan dalang turut ambil bagian dalam pementasan yang berlangsung Rabu (10/7/2019) malam di Taman Krida Budaya Jawa Timur (TKBJ). 

Dalam lakon yang mengambil judul Rabine Panji atau Pernikahan Panji itu diceritakan perjuangan-perjuangan Panji untuk mencari mahar untuk Dewi Sekartaji. Panji harus mencari bunga Tunjung Biru yang hanya tumbuh di kahyangan. Untuk mencari petunjuk keberadaan bunga itu, Panji sempat dihadang oleh Klana Sewandana yang juga mengincar cinta sang putri.

Setelah bertempur dengan hebat, Panji berhasil menang. Dia pun melanjutkan perjalanan dengan menemui Kiai Jarodeh. Jarodeh lah yang membukakan pintu bagi Panji bisa ke kahyangan untuk bertemu dengan Dewa Kamajaya dan Dewi Kamaratih. Jarodeh memberikan petunjuk dengan menyerahkan selembar rambut di puncak kepalanya.

Dewa-dewi lambang cinta kasih itu yang memiliki bunga Tunjung Biru, syarat yang diminta Sekartaji sebagai mahar pernikahan. Melihat perjuangan Panji, pasangan dewa-dewi itu pun memberikan setangkai bunga Tunjung Biru. Bunga itu lantas dibawa ke Kediri oleh Panji. Dia pun berhasil menikahi Dewi Sekartaji. 

Kepala Bidang Kebudayaan Disbudpar Kota Malang Achmad Supriadi mengungkapkan bahwa sendratari tersebut dipersembahkan oleh Komunitas Topeng Malang. "Pergelaran ini adalah pra-acara untuk Festival Panji Nusantara 2019 yang berlangsung besok (11/7/2019) hingga Jumat (12/7/2019) mendatang," tuturnya.

Komunitas Topeng Malang sendiri merupakan gabungan dari sejumlah sanggar tari yang tersebar di Malang Raya. Di antaranya Sanggar Asmoro Bangun Kedungmongo, Pakisaji; Sanggar Galuh Condro Kirono Jambuwer, Kromengan; Padepokan Seni Mangun Dharma Tulus Besar, Sanggar Setyo Utomo Glagahdowo, Tumpang; serta Sanggar Laras Aji dari Kabupaten Malang. 

Juga ada penampilan tari dari Kampung Budaya Polowijen dan Sanggar Trisno Langen Budoyo Tasikmadu, Kota Malang yang mengawali tari-tarian pembuka. Festival Panji Nusantara 2019 kali ini diselenggarakan di lima kota di Jawa Timur pada 9-12 Juli 2019, yaitu di Kabupaten Blitar, Tulungagung, Kediri serta berakhir di Kota Malang.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Malang Ida Made Ayu Wahyuni yang diwakili oleh budaya panji sudah menjadi bagian dari kehidupan dan kebudayaan masyarakat Nusantara. "Banyak kebudayaan nusantara yang terpengaruh pada budaya Panji. Ada yang hingga ke Thailand, Laos hingga Kamboja," tuturnya. 

Pewarta : Nurlayla Ratri
Editor :
Publisher :
-->

    Tidak ada artikel terkait

Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->