Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko bersama Wali Kota Batu Punjul Santoso menggelar video teleconference di ruang command center Lantai 5, dari Balai Kota Among Tani, Senin (6/4/2020). (Foto: Humas Pemkot Batu)
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko bersama Wali Kota Batu Punjul Santoso menggelar video teleconference di ruang command center Lantai 5, dari Balai Kota Among Tani, Senin (6/4/2020). (Foto: Humas Pemkot Batu)

Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kota Batu yang seharusnya digelar pada 17 Maret lalu harus tertunda lantaran wabah virus Covid-19. Tak ingin tertunda lagi Pemkot Batu menggelar Musrenbang dengan DPRD Kota Batu melalui melalui video teleconference, Senin (6/4/2020).

Terlihat Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko bersama Wali Kota Batu Punjul Santoso menggelar video teleconference di ruang command center Lantai 5, dari Balai Kota Among Tani. Sedangkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menggelarnya di ruang masing-masing.

Begitu juga dengan 30 anggota DPRD Kota Batu yang juga melakukan video teleconference di ruang franksi masing-masing di DPRD Kota Batu. Mereka melakukan video teleconference dengan menggunakan aplikasi zoom. 

“Ada sesuatu yang berbeda dan baru dari Musrenbang sebelum-sebelumnya. Yang kali ini lebih efisien di tengah bencana nonalam,” ucap Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko. 

Ia menambahkan kelebihan menggelar musrenbang melalui video teleconference itu lebih menghemat waktu. “Gak usah ke satu tempat, gak usah sewa dan memberi konsumsi jadi efisien. Ada sesuatu begini biasa bertemu tapi mengharuskan tidak ketemu,” imbuhnya. 

Selain itu Musrenbang memang harus dilakukan di tengah bencana nonalam ini, agar perencanaan program pembangunan di Kota Batu untuk tahun 2021 tidak terbengkalai. Dengan memanfaatkan teknologi pun Pemkot Batu tidak ingin Musrenbang itu tertunda lagi.

“Tidak bisa ditunda lagi, karena sebelumnya sudah ditunda. Meski kita fokus pada pencegahan Covid- 19, di sisi lain kita harus terus menggelar Musrenbang,” jelas istri Eddy Rumpoko ini. 

Dalam Musrenbang itu tentunya membahas program-progam yang harus dilaksanakan di masing-masing OPD. Hingga memblejeti Musrenbang di tingkat kecamatan.