Suasana wisuda periode dua Universitas Sebelas Maret Surakarta yang dilaksanakan secara daring pada momen Hari Pendidikan Nasional, Sabtu (2/5/2020). (Foto: Screenshots live streaming YouTube)
Suasana wisuda periode dua Universitas Sebelas Maret Surakarta yang dilaksanakan secara daring pada momen Hari Pendidikan Nasional, Sabtu (2/5/2020). (Foto: Screenshots live streaming YouTube)

Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Jawa Tengah gelar Wisuda Periode II yang dilakukan secara daring ditengah pandemi Covid-19, pada hari Sabtu (2/5/2020) yang disiarkan secara live streaming melalui akun YouTube Universitas Sebelas Maret.

Momentum Hari Pendidikan Nasional 2020 (Hardiknas) di tengah pandemi Covid-19 nampaknya dimanfaatkan sebaik mungkin oleh pihak UNS untuk tetap melangsungkan wisuda kepada 259 mahasiswanya. 

Rektor UNS Jamal Wiwoho dalam sambutannya menuturkan bahwa pelaksanaan wisuda periode II ini sebelumnya akan dilaksanakan pada (25/4/2020). 

Tapi, melihat kondisi Covid-19 yang terus mewabah di Provinsi Jawa Tengah, khususnya di wilayah Surakarta, akhirnya pihak UNS mengatur ulang tata cara dan jadwal pelaksanaan wisuda dengan memerhatikan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

“Dengan tanpa mengurangi keabsahan dan kekhidmatan wisuda, tata upacara perhelatan wisuda UNS periode ll kali ini pun, harus dilaksanakan dengan telekonferensi atau via aplikasi Webex Meet dan Youtube meskipun tetap memerhatikan protokol kesehatan yang ditentukan oleh pemerintah,” tutur Jamal Wiwoho saat memberikan sambutan wisuda secara daring, Sabtu (2/5/2020).

Jamal juga mengatakan mengenai hikmah yang didapat atas datangnya musibah pandemi Covid-19 yang menyerang Indonesia. Pertama masyarakat akan lebih peduli mengenai kebersihan dan kesehata. Kedua tingkat pelaksanaan ibadah akan lebih rajin lagi dengan terus berintrospeksi diri dan istirahat yang cukup.

Ketiga, dalam dunia pendidikan sistem pembelajaran akan sering menggunakan perangkat teknologi terkini seperti penggunaan aplikasi Zoom, Cloud Meeting, Whatsapp Group hingga Google Classroom. Hal ini membuat mahasiswa dan dosen serta masyarakat berwawasan luas mengenai perkembangan teknologi.

Dalam sesi-sesi rapat pimpinan, diskusi dengan mahasiswa, gelaran seminar, hingga pengukuhan guru besar pihak UNS menggunakan sistem daring untuk mempermudah dan dalam rangka mitigasi pandemi Covid-19.

“Ada pesan yang menarik dari peristiwa ini, walaupun secara fisik kita berjauhan namun hati dan perhatian kita selalu dekat,” ucap Jamal.

Jamal juga memberikan pendapat terkait perkembangan Covid-19 yang kian hari terus mengalami penambahan pasien positif Covid-19. Berdasarkan dari beberapa penelitian, Covid-19 belum dapat selesai dalam waktu dekat ini. Maka Jamal mengimbau kepada seluruh civitas akademika, mahasiswa dan alumni UNS bersatu padu untuk melakukan upaya mitigasi Covid-19 di lingkungannya masing-masing.

“Setiap tetangga adalah mata dan telinga dari tetangganya yang lain. Sense of belonging dibangun dengan saling membantu terhadap sesama. Sedangkan Sense of crisis dibentuk dengan saling menjaga terhadap sesama,” ungkap Jamal.

Sementara itu, gelaran wisuda periode kedua yang dilaksanakan secara daring ini pun, diisi dengan orasi wisuda oleh Panglima TNI Hadi Tjahjanto. 

Hadi mengingatkan kepada masyarakat umum, khususnya para wisudawan yang hadir dalam wisuda periode dua UNS agar lebih mengapresiasi para pejuang kesehatan untuk melawan Covid-19.

Hadi juga berharap agar para wisudawan dan civitas akademika UNS agar dapat menjadi tempat lahirnya para generasi penerus bangsa yang diharapkan oleh seluruh masyarakat. 

“Saya ucapkan selamat kepada seluruh wisudawan bangsa dan Negara menunggu kerja emas saudara di masa mendatang,” ucap Hadi yang juga sebagai Ketua Dewan Penyantun UNS.