21 Guru Disiapkan Jadi Calon Kepala Sekolah Definitif di Kota Batu

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Batu Samun. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Batu Samun. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

BATUTIMES - Saat ini di Kota Batu ada 11 sekolah yang terpaksa dijabat oleh pelaksana tugas (plt) kepala sekolah lantaran belum memiliki kepala sekolah definitif.

Terjadinya kekosongan kepala sekolah ini dikarenakan beberapa faktor seperti sudah waktunya pensiun. Selain itu juga dikarenakan banyaknya calon kepala sekolah yang belum memiliki sertifikat dari Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LP2KS). Sedangkan untuk memiliki sertifikat ini juga ada beberapa persyaratan. Seperti masa kerja minimal lima tahun.

Untuk mencari kepala sekolah definit, Pemkot Batu mulai melakukan persiapan pelatihan menjadi kepala sekolah. Totalnya yang akan diberi pelatihan itu ada 21 orang. Mereka akan dilatih di Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LP2KS).

“Kenapa kita adakan latihan untuk kepala sekolah, karena untuk menunjang mereka memiliki sertifikat. Di Kota Batu ini minim sekali yang memiliki itu,” kata Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Batu, Samun.

Ia menjelaskan pelatihan ini harus segera dilaksanakan melihat masa jabatan plt ini hanya selama 6 bulan. Sehingga nantinya setelah dilakukan pelatihan akan mendapat sertifikat kepala sekolah. “Lalu akan  didefinitifkan di sekolah yang kosong jabatan kepala sekolahnya,” imbuhnya. Sedangkan masa sertifikasi kepala sekolah ini setidaknya sekitar 5 bulan.

Saat ini 11 sekolah yang dipegang oleh Plt itu adalah SDN Sisir 5, SDN Ngaglik 4, SDN Sisir 6, SDN Songgojerto 3, SDN Bulukerto 3, SDN Tulungrejo 4, SDN Mojorejo 02, SDN Pendem 01, SDN Tekung 01, SMPN 4, SMPN 3.

Pewarta : Irsya Richa
Editor : A Yahya
Publisher :
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->