Salah satu tahanan titipan yang menjalani tes kesehatan di ruang Tahti Polresta Malang Kota (Ist)
Salah satu tahanan titipan yang menjalani tes kesehatan di ruang Tahti Polresta Malang Kota (Ist)

Polresta Malang Kota terus melakukan antisipasi penyebaran Covid-19. Salah satunya dengan melakukan  pemeriksaan kesehatan 12 tahanan titipan, Selasa (12/5/2020).

Pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas dengan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap dilakukan sebelum 12 tahanan titipan dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

Baca Juga : Warga Tulungagung Jadi Korban Perdagangan Manusia

"Ini pemeriksaan oleh anggota Urusan Kesehatan (Urkes). Jadi sebelum dilimpahkan ke Kejaksaan dan kemudian di bawa ke Lapas, tahanan diperiksa harus dalam kondisi sehat," kata Kasubag Humas Polresta Malang Kota, Iptu Ni Made Seruni Marhaeni.

Dalam pemeriksaan tersebut, sejumlah pemeriksaan kesehatan dilakukan tim medis Urkes Polresta Malang Kota. Mulai dari pemeriksaan kondisi fisik, tekanan darah dan pemeriksaan kesehatan lainnya.

"Hasil pemeriksaan, belum keluar. Untuk pemeriksaan rutin seminggu dua kali. Kalau bunda (wanita) hari Rabu sama Sabtu sesuai jadwal. Karena hari ini ada yang relas, tadi diminta untuk cek kesehatannya," bebernya

Lebih lanjut ia menjelaskan, jika dari 12 tahanan tersebut, lima diantaranya merupakan tahanan perempuan titipan Kejaksaan sedangkan sisanya tujuh laki-laki. Setelah dilakukan pemeriksaan, tahanan tersebut akan dibawa ke Lapas Klas 1 Malang dan Lapas Wanita Klas II A Sukun.

"Pemeriksan ini bukan hanya pada tahanan yang akan dipindah saja. Tapi juga pada 119 tahanan lainnya sehingga benar-benar bisa diketahui kesehatannya," jelasnya.

Baca Juga : Lebaran, Ini Cara Kunjungan Penjara Lewat Video Call Tahanan dan Narapidana di Kota Malang

Sementara itu, upaya lain pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan Polresta Malang Kota, juga dilakukan dengan ditiadakannya kunjungan langsung dari pembesuk baik dari keluarga maupun kerabat para tahanan untuk sementara waktu.

Tak adanya kunjungan oleh pembesuk tersebut, tak lantas membuat kerabat para tahanan tidak bisa berkomunikasi dengan mereka. Polresta Malang Kota mengganti kunjungan secara langsung dengan kunjungan atau komunikasi melalui video call secara online.

"Saat Pandemi Covid ini, tidak boleh besuk, hanya boleh video call saja. Tentu ini upaya antisipasi penyebaran Covid-19," pungkasnya.