Sembari Halal Bihalal Walikota Malang Juga Deklarasi Damai

Walikota Malang HM Anton saat menerima tamu. (Foto: dok/malangtimes)
Walikota Malang HM Anton saat menerima tamu. (Foto: dok/malangtimes)

MALANGTIMES - Dalam bahasa jawa, Hari Raya Idul Fitri disebut juga dengan istilah lebaran. Lebaran mengandung maksud  lebar-lebur-luber-labur. Lebar artinya kita akan bisa lebaran dari kemaksiatan. Lebur artinya lebur dari dosa. Luber artinya luber dari pahala, luber dari keberkahan, luber dari rahmat Allah SWT.

Sementara Labur artinya bersih sebab bagi orang yang benar-benar melaksanakan ibadah puasa, maka hati kita akan dilabur menjadi putih bersih tanpa dosa.

Untuk itu, karena masih suasana lebaran maka Walikota Malang, H Muhammad Anton atau yang biasa disapa Abah Anton menggelar open house dalam rangka halal bi halal dengan karyawan karyawati Pemerintah Kota Malang beserta masyarakat umum.

Pada kesempatan itu pula, saat apel pagi hari pertama setelah cuti bersama hari raya idul fitri 1436 H, Rabu (22/7/2015) sekaligus juga menjadi momentum deklarasi kebulatan tekad umat beragama.

Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Malang dari 6 komunitas agama (Islam, Kristen, Katholik, Hindu, Budha dan Khong Hu Cu) menyampaikan tiga poin dalam deklarasi kebulatan tekad umat beragama tersebut. Salah satunya adalah akan senantiasa mengawal Kota Malang dan selalu berperan aktif agar Kota Malang lebih kondusif dan cepat terwujud Kota Malang yang bermartabat serta mewujudkan Tri Kerukunan Hidup Umat Beragama. (*)

Pewarta : Humas Pemkot Malang
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Rochmat Shobirin
-->

    Tidak ada artikel terkait

Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->