Susi Pudjiastuti (Foto: IG susipudjiastuti115)
Susi Pudjiastuti (Foto: IG susipudjiastuti115)

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti hingga kini masih menjadi sorotan publik.

Seperti baru-baru ini, Susi Pudjiastuti berniat untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid-19.

Ia diketahui telah menjual kaus bertuliskan 'Tenggelamkan' dan dua buah buku.  

Namun, aksi Susi Pudjiastuti itu justru mendapat nyinyiran dari seorang netizen.

Netizen tersebut mengatakan tak seharusnya Susi menjual kaus karena sudah memiliki banyak uang untuk disumbangkan.  

"Duitmu akeh Bu.. rasah dodol kaos mbebani wong.. yen ikhlas sumbang anggo duitmu sing numpuk njamur wae.. (Duitmu banyak Bu.. enggak usah jualan kaos membebani orang.. kalau ikhlas sumbang saja menggunakan uangmu yang menumpuk dan menjamur --red)" tulis akun Twitter @PenDjooLL.  

 

Cuitan warganet yang mengomentari penjualan kaos Susi Pudjiastuti. (Twitter/@susipudjiastuti)
Foto: Twitter



Bukannya marah, Susi justru memberikan respon yang cukup 'mak jleb'.  

Ia menjelaskan jika bantuan itu tak hanya untuk membantu ekonomi warga tapi juga mendayagunakan para tukang jahit.  

Susi juga mengatakan jika bantuan pribadi darinya tak perlu diumbar.  

"Yang pribadi tidak perlu diomong, melakukan kegiatan mempekerjakan orang dari tukang jahit dll adalah juga membantu kegiatan ekonomi masyarakat," balas Susi. 

Melihat jawaban perempuan asal Pangandaran itu, akun @PenDjooLL mengaku jika ia hanya bercanda.  

"Njih bu kulo pitados teng njenengan.. kulo namung mbedo sekedik Bu, (Iya bu saya percaya Anda.. saya cuma bercanda sedikit bu --red)" tulis @PenDjooLL. 

Diketahui, Susi mengumumkan di akun Twitternya untuk menjual kaus dan dua buah buku.  

Dalam keterangannya, kaus berwarna hitam itu dijual dengan harga senilai Rp 150 ribu. Sedangkan kedua buku dijual senilai Rp 125 ribu dan Rp 200 ribu.  

"Kawan-kawan, bagi yang ingin membeli buku dan kaus tenggelamkan bertanda tangan saya sekarang bisa langsung beli di https://tokopedia.com/susimerchandise. Keuntungannya akan disumbangkan untuk organisasi Pandu Laut Nusantara dan masyarakat yang ekonominya terdampak pandemik COVID 19 ini," tulis Susi.