Petugas saat memberikan masker kepada pengendara di Jalan Gajah Mada Kecamatan Batu, Kamis (16/4/2020). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Petugas saat memberikan masker kepada pengendara di Jalan Gajah Mada Kecamatan Batu, Kamis (16/4/2020). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Malang Raya telah berakhir pada Sabtu (30/5/2020), selanjutnya selama satu minggu ke depan masyarakat memasuki era transisi New Normal. Meski demikian, tingkat pengamanan dilakukan oleh Polres Batu tidak jauh berbeda dari sebelumnya.

“Baik memasuki masa era transisi New Normal atau New Normal, tingkat pengamanan di Kota Batu tetap diperketat. Bahkan di masa transisi ini diperketat,” ucap Polres Batu, AKBP Harviadhi Agung Prathama.

Baca Juga : Tim Divpropam Polri Melaksanakan Giat Gagtiblin di Polres Kediri Kota

Ia menambahkan, peningkatan pengamanan di masa transisi ini, dilakukan pada titik-titik keramaian. Seperti di kawasan tempat wisata yang akan dibuka pada 1 Juni. Lalu juga di pasar.

“Peningkatan pengamanan itu terutama di kawasan yang berpotensi terjadinya kerumunan masyarakat,” imbuhnya. Untuk di kawasan seperti pasar, tempat wisata dan sebagainya akan dijaga oleh personel dari Polri dan TNI.

Tidak hanya itu saja Harvi juga meminta kepada 24 desa/kelurahan di Kota Batu untuk menjadi garda terdepan dalam penerapan New Normal. Yakni ikut memperketat pengamanan di setiap desa/kelurahan demi pencegahan Covid-19 di tengah masyarakat.

“Jangan sampai kendor meskipun PSBB sudah selesai dilakukan. Meski sudah masuk dalam transisi New Normal mari bersama-sama meningkatkan keamanan,” jelas lulusan Akademi Polisi (Akpol) 2001 ini.

Baca Juga : Pembobol Mobil di Rest Area Tol Madiun Ditangkap di Jakarta Barat

Sementara itu pos check point di empat yakni Pertigaan Pendem, pintu keluar Songgoriti Jalan Trunojoyo, pos Junggo pintu masuk dari arah Pacet, dan pos Alun-Alun Kota Batu tetap dilakukan penjagaan oleh kurang lebih 36 personel gabungan.