Keluarga Dikenal Ramah, 4 Anak Korban Kebakaran Rumah di Kota Batu Dikebumikan Siang Ini

Kondisi rumah  di Jalan Hasanuddin No 37 RT 2 RW 5 Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo, setelah kebakaran Selasa (23/7/2019).
Kondisi rumah di Jalan Hasanuddin No 37 RT 2 RW 5 Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo, setelah kebakaran Selasa (23/7/2019).

BATUTIMES - Empat anak meninggal karena terpanggang dalam kebakaran rumah di  Jalan Hasanudin No 35A RT 02 RW 05, Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Selasa (23/7/2019) malam. Kini jenazah mereka  berada di kamar mayat Rumah Sakit Syaiful Anwar (RSSA) Malang. 

Hanya, belum diketahui kapan otopsi kepada empat jenazah itu akan dilakukan. “Masih belum tahu otopsi  dilakukan pukul berapa. Menunggu dari pihak rumah sakit,” ujar kapolsek Junrejo Polres Batu AKP Supriyanto.

Kapolsek mengatakan, saat ini masih menunggu otopsi terlebih dulu. Sehingga belum diketahui kapan  empat jenazah itu akan dikebumikan. 

Saat ini kedua orang tua empat anak itu, yakni Abdullah (35) dan Herlina (34), berada di rumah tetangga. Mereka bersama dengan kedua anaknya yang selamat. Ya kedua pasangan ini dikaruniai enam orang anak. Sedangkan yang meninggal merupakan anak pertama hingga keempat. 

“Untuk saat ini orang tua dan kedua anaknya itu mengungsi di rumah tetagga yang berdekatan dengan rumah kontrakan mereka,” imbuh kapolsek.

Rencananya, pemakaman empat korban kebakaran direncanakan siang ini, menunggu visum dan persetujuan keluarga. Mereka rencananya akan dimakamkan di TPU Dusun Junwatu, dekat krematorium Desa Junrejo, Kota Batu. “Tapi masih belum tahu kapan jamnya akan dimakamkan,” ujar mantan kabag humas Polres Batu ini.

Abdullah dan Herlina merupakan warga Kota Solo yang mengontrak di rumah yang terbakar tersebut. Mereka sudah tinggal di sana sejak dua tahun yang lalu.

Abdullah sehari-hari disibukkan dengan pekerjaannya di salah satu pondok pesantren. Dan Herlina merupakan ibu rumah tangga yang juga membuka usaha berjualan.

Nasib naas menimpa keluarga ini setelah listrik padam pada Selasa (23/7/2019) malam. Si jago merah itu berkobar lantaran lilin yang tidak dimatikan setelah listrik mulai menyala.

Saat itu lilin berada di kamar anak mereka, yang diduga menimpa area kamar tidur. Dalam kebakaran itu, Abdullah dan Herlina dapat menyelamatkan diri dengan dua anak terakhirnya. Namun mereka tidak dapat menyelamatkan keempat anaknya yang lain karena kobaran api yang cukup hebat. 

Hamidah, salah salah warga, menambahkan bahwa keluarga Abdullah dikenal ramah. Hanya, Abdullah dan Herlina jarang keluar rumah lantaran disibukkan mengurus enam anaknya. 

“Keluarga ini ramah. Juga masih sering ikut kegiatan warga sini. Tapi kami tidak begitu akrab,” kata Hamidah. 

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Yunan Helmy
Publisher :
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->