Ketua PWNU Restui Langkah Gus Abid Maju Calon Ketua Ansor Jatim

Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar
Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar

BATUTIMES - Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur KH. Marzuki Mustamar merestui langkah Moh. Abid Umar Faruq atau Gus Abid maju sebagai calon ketua Gerakan Pemuda Ansor Jatim pada Konferwil XIV GP Ansor Jatim. Konferwil itu akan berlangsung di pondok asuhan KH Marzuki Mustamar, yakni Pondok Pesantren Sabilurrosyad, Gasek, Kota Malang,Ahad (28/7).

Kiai Marzuki mengaku telah didatangi cucu KH Zainuddin Djazuli itu. Sebagai ketua PWNU, ia merestui ikhtiar Gus Abid dalam Konferwil Ansor.

Ia pun menasihati Gus Abid agar ikhlas dalam berkhidmat di Ansor. Selain itu, Kiai Marzuki menasihati Gus Abid agar menjaga nama baik Mbah Din (KH Zainuddin Djazuli). Sebab,  Mbah Din bukan hanya milik keluarga besar Ploso, tapi juga milik seluruh warga NU, khususnya NU di Jatim.

“Gus Abid sudah datang ke saya. Saya restui ikhtiarnya di konferwil. Saya juga beri nasihat agar ia menjaga nama baik mbahnya, KH Zainuddin Djazuli, sebagai tokoh NU yang dituakan di Jawa Timur,” tutur Kiai Marzuki.

Dosen UIN Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang ini menjelaskan, sebagai ketua PWNU, ia wajib memberi restu siapa pun yang datang meminta restu, termasuk kandidat lain di luar Gus Abid. Hanya, ia mengingatkan agar dalam konferwil nanti tidak ada tekanan, intervensi, apalagi duit-duitan.

Kiai Marzuki berpesan, siapa pun yang nantinya terpilih sebagai ketua GP Ansor Jatim bisa melaksanakan rantingisasi, yakni satu kelurahan atau desa ada satu ranting Ansor. Demikian pula satu kelurahan atau desa, ada satu peleton Barisan Ansor Serbaguna (Banser).

“Rantingisasi dan peletonisasi  itu wajib hukumnya dilaksanakan oleh ketua Ansor terpilih. Struktur Ansor harus ada dan menyentuh lapisan masyarakat yang paling bawah. Apalagi ini Jatim, barometer nasional,” imbuhnya.

Terpisah, Gus Abid sebagai kandidat ketua PW GP Ansor Jatim mengungkapkan kesiapan dirinya melaksanakan pesan Kiai Marzuki bila terpilih memimpin Ansor di Jatim untuk empat tahun ke depan. Abid membeberkan, saat ditunjuk Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas untuk memimpin Ansor Jatim selama 6 bulan, dirinya telah menghidupkan 432 ranting yang telah mati. Demikian pula dengan sejumlah cabang yang lama mati, bisa dihidupkan kembali.

"Insya Allah, kalau saya diberi kesempatan selama empat tahun memimpin Ansor di Jatim, saya akan realisasikan satu desa/kelurahan satu ranting Ansor dan satu desa/kelurahan satu peleton Banser. Ranting dan peleton itu pun tak sekedar ada, tapi harus diberdayakan sehingga terasa manfaatnya oleh masyarakat," kata pengajar kitab Fiqih Riyadul Badi'ah di Ponpes Al Falah, Ploso, Kediri itu. 

Pewarta : M. Bahrul Marzuki
Editor : Yunan Helmy
Publisher :
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->