Merasa Bangga, Wagub Jatim Emil Unggah Foto Arumi Baschin saat Kenakan Busana Khas Osing Banyuwangi

Arumi Bachsin saat mengenakan pakaian adat pengantin Suku Osing dari Kabupaten Banyuwangi. (Foto: instagram @emildardak)
Arumi Bachsin saat mengenakan pakaian adat pengantin Suku Osing dari Kabupaten Banyuwangi. (Foto: instagram @emildardak)

BATUTIMES - Rasa bangga, mungkin itu yang dirasakan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak saat mengunggah foto sang istri Arumi Bachsin di akun sosial medianya, Sabtu (27/7/2019).

Dalam foto yang diunggah itu, sang istri mengenakan pakaian adat pengantin Suku Osing dari Kabupaten Banyuwangi. Foto itu diambil saat Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin menghadiri puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Ke-47 Tingkat Nasional Tahun 2019, di Kota Padang, Sumatera Barat, Kamis (25/7/2019) lalu.

Tampil dengan paras ayu sambil mengenakan busana adat itu, ternyata Arumi berhasil menaruh pertahian para juri. Ya Emil mengumumkan jika Arumi masuk dalam 5 besar busana.

“Ada yang unik di puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK Nasional yang tahun ini diselenggarakan di Padang, Sumatera Barat. Seluruh ketua TP PKK Provinsi diminta untuk tampil memeragakan busana adat khas daerah masing-masing,” tulis Emil.

“Untuk Jawa Timur, Arumi memeragakan busana khas Osing dari Banyuwangi. Alhamdulillah salah satu dari 5 besar busana (diantara kelima besar tidak ada ranking) yang dipilih panitia dari seluruh busana yang diperagakan termasuk Jawa Timur,” tambahnya.

“Ndak sia-sia perjuangan Arumi yang harus melakukan persiapan panjang mengenakan busana adat tersebut termasuk ornamen yang cukup kompleks,” imbuh bapak dua anak ini. 

Busana yang dipakai Arumi itu menunjukkan salah beberapa seni batik Banyuwangi yang menjadi corak pada baju adat, seperti motif paras gempal, gajah uling dan moto pitik. Dengan menggunakan kebaya itu dilengkapi dengan rambut yang disanggul berbentuk gelungan dan ditambahkann hiasan kembang goyang.

Kembang goyang adalah perhiasan dari logam yang diberi hiasan manik-manik yang diletakkan pada sanggul. Kembang goyang ini bisa bergoyang-goyang jika kepala bergerak karena terdapat pegas pada kembang goyang tersebut.

Busana adat itu pun dilengkapi beberapa hiasan seperti gelang motif luar, anting-anting greol, selendang dan sandal selop sebagai pelengkap. Saat mengenakan pakaian ini siapapun memang akan mempunyai kesan mewah.

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Heryanto
Publisher :
-->

    Tidak ada artikel terkait

Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->