Bahasa Arab, Bahasa Inggris, Alquran, dan Kitab Kuning Wajib Dikuasai Mahasiswa UIN Malang

PBAK UIN Malang hari kedua. (Foto: Humas)
PBAK UIN Malang hari kedua. (Foto: Humas)

BATUTIMES - Setidaknya ada empat hal dasar yang harus dikuasai mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Ibrahim  (UIN Maliki) Malang. Empat hal dasar tersebut di antaranya bahasa Arab, bahasa Inggris, Alquran, dan kitab kuning.

Hal ini dinyatakan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik UIN Malang Dr M Zainuddin MA dalam Pengenalan Budaya Akademik Kampus (PBAK) 2019 UIN Malang hari kedua, Rabu (14/8/2019). "Setidaknya, ada empat hal dasar yang harus dikuasai. Yaitu, bahasa Arab, bahasa Inggris, Alquran, dan kitab kuning," ujarnya.

Untuk itu, mahasiswa baru harus memiliki niat dan juga tekad. Tekad ini akan menjadi modal seorang mahasiswa untuk tidak gampang menyerah dan tidak malas-malasan. “Karena tekad jugalah yang akan memberi kalian semangat untuk mencetak prestasi selama kuliah,” imbuh pria berkacamata ini.

Zainuddin memberikan motivasi belajar kepada seluruh mahasiswa baru dalam PBAK tersebut. Memasuki babak baru sebagai mahasiswa,  niat adalah hal utama yang harus diperbaiki. Sebab, niatlah yang menjadi awal segala perbuatan kita.

Niat yang tulus dan ikhlas, kata Zainuddin, akan mendapat ridho Allah. Apalagi jika niatnya adalah untuk ilmu. “Mahasiswa baru harus mulai memperbaiki niat untuk mencari dan mengajarkan ilmu hanya karena Allah,” ucapnya.

Ia menambahkan, ilmu yang berkah nantinya akan mendatangkan keberkahan bagi pencarinya. “Tidak cuma itu, ilmu itu nanti yang akan memberi manfaat bagi kalian sehingga kelak kalian tidak akan risau harus mencari kerja di mana. Karena hakikatnya pekerjaan lah yang akan mencari orang berilmu,” jelasnya.

Mengakhiri sambutan motivasinya, ia menjelaskan beberapa tipologi mahasiswa. Pertama, kreativitas intelektual, yaitu mahasiswa yang moncer di bidang akademik.

Kedua, kreativitas sosial, yakni mereka yang kurang di bidang akademik namun sangat baik berorganisasi. Ketiga, gabungan tipe pertama dan kedua, jadi kedua bidang seimbang.

“Saya tidak mau mahasiswa baru 2019 menjadi tipe yang keempat, yaitu yang tidak memiliki kreativitas intelektual dan sosial,” imbuhnya.

 

Pewarta : Imarotul Izzah
Editor : Yunan Helmy
Publisher :
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->