Beri Kuliah Umum, Wakil Ketua KPK Ajak Mahasiswa Cegah Tindak Korupsi

Wakil Ketua KPK Alexander Mawata memberikan kuliah umum di Unisba Blitar.(Foto : Malik Naharul/BlitarTIMES)
Wakil Ketua KPK Alexander Mawata memberikan kuliah umum di Unisba Blitar.(Foto : Malik Naharul/BlitarTIMES)

BATUTIMES - Dalam rangka membangun mental anti korupsi sejak dini pada mahasiswa, KPK menggandeng Universitas Islam Balitar (Unisba) Blitar dan Pemkot Blitar menggelar Kuliah Umum Anti Korupsi.

Bertempat di Aula Terbuka Unisba Blitar, Jumat (13/9/2019) kegiatan dengan tema KPK Roadshow “Jelajah Negeri, Bangun Anti Korupsi” ini bertindak sebagai pemateri yakni Pimpinan KPK Alexander Marwata. Dan dihadiri oleh Plt Wali Kota Blitar Santoso, Rektor Unisba Blitar Soebiantoro, perwakilan dosen, tenaga pendidik, serta diikuti sekitar 200 mahasiswa perguruan tinggi di Kabupaten Blitar.  

Dalam kuliah umum tersebut, Alexander Marwata menyampaikan, bahwa kegiatan Roadshow Bus Anti Korupsi ini mengajak seluruh elemen masyarakat termasuk mahasiswa dan akademisi perguruan tinggi untuk turut serta dalam gerakan pemberantasan korupsi.

Program Kampanye anti korupsi ini yang merupakan serangkaian kegiatan penyadaran publik dan peningkatan partisipasi publik yang mendorong bentuk berupa aksi kolektif dan berkolaborasi dengan target sasaran masyarakat umum, yang terdiri atas pelajar, guru, mahasiswa, dosen, aparat pemerintahan, komunitas, serta masyarakat umum.

“Pemberantasan korupsi bukan hanya sekedar penindakan, namun terdapat pencegahan membangun sistem melalui pendidikan yang dapat dicerna secara cepat melalui sosialisasi. Fungsi dari KPK sendiri adalah untuk mencegah tindak pidana korupsi dengan melibatkan peran masyarakat, termasuk peran mahasiswa,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Alexander Marwata mengajak seluruh mahasiswa yang memenuhi aula untuk mencegah tindak korupsi mulai dari lingkungan keluarga, lingkungan kampus, lingkup pemerintahan desa, dan tingkat pemerintahan daerah maupun hingga tingkat nasional.

Para mahasiswa sangat antusias dan bersemangat dalam mengikuti kuliah umum ini terbukti dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan kepada salah satu pimpinan KPK ini.

Mahasiswa bertanya seputar perlindungan pelapor, penerapan hukum di Indonesia yang terkesan tidak membuat jera para koruptor, dan banyaknya pimpinan daerah yang terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT).

"Target dari sosialisasi ini yakni, mahasiswa sebagai generasi kedepan harus memiliki jiwa-jiwa anti korupsi, berintegritas dan profesional. Terutama sebagai agen control sosial harus bisa melakukan pencegahan-pencegahan tindak korupsi di tingkat kota maupun kabupaten," jelasnya.

Sementara itu, Rektor Unisba Blitar Soebiantoro mengatakan, pihak lembaga sendiri berharap dengan kehadiran pimpinan KPK ini bisa membuat mahasiswa semakin kritis dan setelah lulus nanti bisa  menjaga kode etik untuk berlaku jujur.

"Tugas mahasiswa sendiri yakni harus menjaga kode etik utamanya berperilaku jujur, baik itu dalam akademis maupun di masyarakat. Selanjutnya berpikir positif, beretika dan taat kepada hukum. Selain itu, peran mahasiswa diharapkan juga sebagai pengawasan kegiatan-kegiatan pelayanan publik, utamanya seperti kesehatan, pendidikan dan juga dana desa," tutup Soebiantoro.(*)

Pewarta : Aunur Rofiq
Editor :
Publisher :
-->

    Tidak ada artikel terkait

Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->