Nyalon Jadi Wakil Bupati, Saleh Mukadar Siap Majukan Sepak Bola di Tulungagung

Saleh Ismail Mukadar, mantan ketua umum  Persebaya. / Foto : Anang Basso / Tulungagung TIMES
Saleh Ismail Mukadar, mantan ketua umum Persebaya. / Foto : Anang Basso / Tulungagung TIMES

BATUTIMES - Saleh Ismail Mukadar, yang kenyang pengalaman di dunia sepak bola maupun politik, bertekad memajukan olahraga sepak bola di Kabupaten Tulungagung. Hal tersebut disampaikan setelah Saleh mendaftarkan diri sebagai bakal calon wakil bupati Tulungagung ke kantor DPC PDI Perjuangan.

"Dari kabupaten ini, ada tim sepak bola U-10 kelas dunia yang pernah menjadi juara 3. Artinya itu prestasi yang bagus," kata Saleh Mukadar, Jumat (13/09).

Untuk itu, jika  dapat menjadi wakil bupati Tulungagung, dia  akan lebih bisa menularkan pengalaman yang dimiliki di Persebaya untuk memajukan Perseta, klub sepak bola Tulungagung. Bahkan, tidak menutup kemungkinan membawa Perseta ke divisi utama.

Saleh Mukadar selain menjadi politisi dengan menduduki tiga periode di DPRD Jawa  Timor Timur juga merupakan mantan ketua umum Persebaya Surabaya.

Bang Saleh mendaftar sebagai bakal calon wakil bupati Tulungagung karena dorongan teman-teman partai yang sudah terjalin lama. "Saya mengambil formulirnya di DPD. Tapi karena ini bukan pilihan gubernur dan sebagai wakil bupati, maka saya serahkan disini (DPC)," kata pria yang akrab dipanggil Bang Saleh itu.

Saleh yang lahir di Pulau Buru, Maluku, 25 Desember 1963,  tertarik lantaran Tulungagung merupakan kabupaten yang mempunyai banyak potensi sumber daya alam. Juga banyak destinasi wisata dan produk unggulan yang bisa dimanfaatkan potensinya yang bisa disinergikan dengan pemerintah provinsi untuk kemajuan masyarakat.

"Beberapa basis PDIP seperti Madiun dan Malang sudah dipimpin orang luar partai. Sementara itu Tulungagung merupakan daerah yang banyak potensi dari destinasi wisata hingga produk unggulan, Itulah yang membuat saya terpanggil untuk memajukan kepentingan masyarakat di Tulungagung ini," jelasnya.

Secara pribadi, Saleh mengatakan, di zaman sekarang tidak enak menjadi pejabat, termasuk wakil bupati. Namun dorongan dan keinginan untuk bermanfaat bagi masyarakat yang menjadi alasan Bang Saleh untuk maju.

"Urusan pribadi saja jika kita pejabat jadi persoalan. Tapi jika ingin bermanfaat bagi sebanyak mungkin orang lain, maka kesempatan dan risiko ini akan saya ambil agar kita punya kontribusi memajukan orang lain," tegasnya.

Saleh mengaku yakin dapat lolos dalam proses penjaringan dan untuk mendapatkan dukungan di legislatif atau DPRD Kabupaten Tulungagung. Untuk itu, dirinya akan meningkatkan komunikasi dengan semua partai termasuk Nasdem yang juga turut mengusung Sahri Mulyo-Maryoto Birowo saat memenangkan kontestasi beberapa waktu lalu

"Kita mengelola banyak orang. Jadi, komunikasi ini penting dan akan kita bangun dengan bagus dan sinergis," ujarnya.

Saleh Mukadar adalah satu dari 7 orang pendaftar yang telah mengambil formulir. Di antara tujuh orang tersebut, lima diantaranya telah mengembalikan formulir.

Tujuh orang yang telah mengambil formulir dan mengembalikan yaitu Islandri (wakil ketua DPC PDIP), Suharminto (wakil ketua),  Shodik Purnomo (sekretaris), serta Wiwik Triasmoro dan Saleh Mukadar

Sementara yang belum mengembalikan formulir di antaranya adalah Gatut Sunu dan Agus Sri. Waktu pengambilan berakhir pada Jumat (13/09) sampai jam 20.00 WIB dan harus dikembalikan tidak melebihi batas waktu pukul 00.00 WIB. 
 

 

Pewarta : Anang Basso
Editor :
Publisher :
-->

    Tidak ada artikel terkait

Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->