Dua Pekan Operasi Patuh Semeru 2019, Polres Batu Tindak 861 Pelanggar

Petugas Polres Batu saat menindak pengendara. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Petugas Polres Batu saat menindak pengendara. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

BATUTIMES - Operasi Patuh Semeru 2019 yang dimulai 24 Agustus hingga 11 September lalu telah berakhir. Selama dua pekan itu, Polres Batu telah menindak 861 pelanggar.

Sebanyak 861 yang ditindak itu  meliputi 332 pelanggar yang tidak menggunakan helm standar. Kemudian ada juga yang melawan arus sejumlah 142 pelanggar.

“Lalu ada 22 pelanggaran lantaran menggunakan telepon genggam saat mengendarai kendaraan,  82 pengendara masih dibawah umur, dan sebagainya,” ungkap Kabag Ops Polres Batu Kompol Endro Sujiat.

Ia menjelaskan mereka yang melanggar itu termasuk delapan sasaran prioritas yang menjadi perhatian. Mulai tidak menggunakan helm, tidak menggunakan safety belt atau sabuk pengaman. Kemudian melawan arus, menggunakan kendaraan dengan laju di luar batas kecepatan. Selain itu, ada yang mengemudi dalam keadaan mabuk.

Lainnya mengemudi di bawah umur, dilarang menggunakan handphone saat berkendara, serta menggunakan lampu rotator atau strobo.

“Saat operasi lalu, ada 40 anggota Polres Batu yang diterjunkan. Yang terlibat selain dari Polres Batu yakni TNI, Dinas Perhubungan Kota Batu dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batu,” imbuhnya.

Menurut Endro, Operasi Semeru itu dilakukan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kota Batu.

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Yunan Helmy
Publisher :
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->