Spesialis Barang Antik, Oknum Perumdam Among Tirto Batu Sasar Rumah Mendiang Munir

Tersangka HSN saat di halaman Polres Batu, Senin (16/9/2019).
Tersangka HSN saat di halaman Polres Batu, Senin (16/9/2019).

BATUTIMES - Spesialis pencuri barang antik oknum Perumdam Among Tirto Batu bernama Husein Ahmad Thalib (47) warga Jalan Welirang Kelurahan Temas Kecamatan Batu ditangkap petugas Polres Batu usai melangsungkan aksinya di rumah mendiang Direktur Eksekutif Lembaga Pemantau Hak Asasi Manusia Indonesia Imparsial, Munir Said Thalib.

Tersangka itu ditangkap setelah korban atas nama Rasyid Said Thalib baru melaporkan pencurian ke Polsek Batu tanggal 2 September 2019. 

“Dan tersangka berhasil diamankan anggota unit reskrim Polsek Batu pada 6 September 2019 lalu,” kata Kasat Reskrim Polres Batu, AKP Hendro Triwahyono.

Kronologi kejadiannya itu bermula pada Jumat (23/8/2019) sekira pukul 01.00 WIB di Jalan Diponegoro, Kecamatan Batu. 

Tersangka HSN melancarkan aksinya itu bersama JHN mengambil 1 set meja dan  kursi tamu jok berwarna merah dan 1 unit lemari kuno 3 pintu dengan kaca oval di bagian tengah.

“Cara mereka masuk ke dalam rumah korban dengan merusak kunci gembok pagar depan rumah dengan menggunakan linggis yang sudah dipersiapkan oleh tersangka HN dari rumahnya,” imbuhnya saat rilis di halaman Mapolres Batu, Senin (16/9/2019).

Setelah berhasil masuk dan menemukan barang-barang antik atau kuno tersebut kemudian diangkat dan dibawa keluar oleh tersangka HSN dan JHN yang saat ini menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO).

Lalu diangkut dengan dengan menggunakan satu unit pick dibawa dan disumpah di rumah HSN di jalan Welirang, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu.

Lantaran HN memiliki usaha jual beli barang antik di rumahnya.

Dari hasil penjualannya itu tersangka mendapatkan uang Rp 4 juta, dan dibagi kepada keduanya Rp 2 juta. 

Menurut pengakuan tersangka mengetahui adanya barang kuno itu setelah dilakukan survei yang sebelumnya dilakukan oleh HSN dan JHN dengan cara mencari ciri-ciri rumah di wilayah Kota Batu.

Selain melakukan pencurian di Jalan Diponegoro, tersangka mengaku juga pernah melakukan pencurian di Jalan Panglima Sudirman bekas rumah Belanda dan Jalan Mawar, Kelurahan Songgokerto Kecamatan  Batu. 

Akibat dari perbuatannya, tersangka diancam pasal 363 tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Heryanto
Publisher :
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->