Anti Hambar, Es Kopi Susu CT Khas Coffee Times Berikan Sensasi Rasa yang Makin Menguat

Es Kopi Susu CT Khas Coffee Times. (Foto: Imarotul Izzah/MalangTIMES)
Es Kopi Susu CT Khas Coffee Times. (Foto: Imarotul Izzah/MalangTIMES)

BATUTIMES - Tren minum kopi terus berubah seiring perkembangan zaman. Dulu kopi hitam panas sangat digandrungi. Lalu tren berubah menjadi kopi panas dengan campuran tertentu, seperti cream atau susu.

Nah, kini tren sudah berubah lagi. Tren minum kopi yang tengah menjadi hits saat ini adalah menyeruput kopi dingin. Salah satunya es kopi susu.

Popularitas es kopi susu kini kian melejit. Es kopi susu sekarang menjadi primadona baru di kalangan peminum kopi. Meski bukan barang baru, es kopi susu kerap menjadi incaran penikmat kopi. Sajian dinginnya es kopi susu pas dinikmati di Indonesia lantaran memiliki iklim tropis, terutama di musim panas ini. Selain itu, dari segi harga pun cukup terjangkau.

Racikan kopi susu umumnya dibuat dengan es batu yang dicampur dengan kopi dan susu. Namun, di Coffee Times, Terminal Kopi Malang, Lantai 2 Pasar Terpadu Dinoyo, es kopi susu disajikan dengan cara unik, khas, dan berbeda dari biasanya.

Apabila es kopi susu umumnya disajikan dengan campuran kopi, susu, dan es batu, di Coffee Times, es kopi susu disajikan dengan es kopi balok yang kemudian ditambahkan susu. "Spesifikasinya kopi pilihan espresso disajikan dalam bentuk es. Jadi es batunya adalah kopi itu," terang A. Yahya, Pengelola Coffee Times.

Dengan sajiannya yang khas ini, rasa kopi pun menjadi awet. Bahkan, makin lama rasanya makin menguat. Sangat berbeda dengan es kopi susu pada umumnya. Apabila es batu sudah leleh, rasa kopinya akan menjadi hambar. "Pembeli bisa menuangkan susu ke dalam gelas berisi es kopi balok atau bisa juga memasukkan es kopi balok tersebut ke dalam gelas susu," bebernya.

Tentunya Es Kopi Susu CT ini memberikan sensasi yang berbeda. Sangat khas dibandingkan dengan es kopi susu lain lantaran menyajikan sesuatu yang baru. "Balok kopi dituangi susu memberikan sensasi tersendiri. Jadi nggak sabar untuk menikmatinya. Begitu dicicipi enak juga," jelasnya.

Untuk harga, cukup terjangkau. Hanya Rp 15 ribu saja. "Kopinya kita pakai biji kopi pilihan asal Dampit," timpa pria yang akrab disapa Yayak tersebut.

Selain segar, lama kelamaan rasa kopi susu itu akan menguat rasanya. Jadi, semakin lama dijamin semakin nikmat. Sensasi itu hanya bisa dinikmati di Coffee Times, Terminal Kopi Malang, Lantai 2 Pasar Terpadu Dinoyo.

Pewarta : Imarotul Izzah
Editor : Heryanto
Publisher :
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->