Tahun Depan, Pemkot Batu Beri Pendidikan Pra Nikah untuk Pelajar SMP dan SMA

Sepasang pengantin saat mengucap janji suci di Masjid Putih, Kelurahan Temas, Kecamatan Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Sepasang pengantin saat mengucap janji suci di Masjid Putih, Kelurahan Temas, Kecamatan Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

BATUTIMES - 300 kasus perceraian dan 300 penikahan dini terjadi di tahun 2018 di Kota Batu. 

Angka tersebut terbilang tinggi, karena itu Pemkot Batu berupaya untuk melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kementrian Agama dan Dinas Pendidikan Kota Batu.

MoU yang bakal segera dilakukan itu dengan memberikan pendidikan pra nikah kepada pelajar di Kota Batu. 

Rencananya, yang akan diberikan untuk jenjang SMP/MTS dan SMA/SMK/MA.

“Memang perlu diberikan pendidikan para pernikahan sedini mungkin ini untuk menekan pernikahan dini yang di Kota Batu masih kerap terjadi,” Kepala Bagian Administrasi Kesra dan Sosial Kota Batu, Ismail Abdul Gani.

Sebab dari 300 kasus perceraian dan 300 penikahan dini terjadi dari jumlah 1.678 perkawinan di tahun 2018 di Kota Batu. 

Sehingga nantinya yang diharapkan pelajar di Kota Batu tidak terjeremus dalam pernikahan dini.

Apalagi pernikahan dini ini terjadi, salah satu faktornya lantaran hamil diluar pernikahan.

Sehingga dengan terpaksa dilakukan pernikahan, padahal keduanya masih belum memiliki kesiapan menjalankan rumah tangga.

“Ya bukan hanya memberikan pembinaan bagi keluarga sakinah yang akan menikah. Jadi kita harus mulai mewaspadai mulai dini,” imbuhnya, Selasa (17/9/2019).

Meurutnya MoU dengan Kemenag Kota Batu dan Dinas Pendidikan Kota Batu itu bakal berjalan pada tahun 2020 mendatang. 

“Program ini merupakan inisiatif dari ibu WAli Kota Batu Dewanti Rumpoko,” tutup Ismail.

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Heryanto
Publisher :
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->