DPO Spesialis Pencuri Barang Antik Diringkus Petugas di Banyuwangi

Yohanda alias Johan (25) (bawah) usai diringkus petugas di di Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi, Selasa (17/9/2019).
Yohanda alias Johan (25) (bawah) usai diringkus petugas di di Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi, Selasa (17/9/2019).

BATUTIMES - Daftar Pencarian Orang (DPO) spesialis pencuri barang antik di rumah mendiang Direktur Eksekutif Lembaga Pemantau Hak Asasi Manusia Indonesia Imparsial, Munir Said Thalib yakni Yohanda alias Johan (25) akhirnya berhasil diringkus oleh Tim Buser Polsek Batu di Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi, Selasa (17/9/2019).

Warga Jalan Utomo Rejo, RW 03, RT 03, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu itu diringkus tepatnya pukul 05.00 WIB.

”Saat kami tangkap tersangka ini sedang tidur di rumah neneknya,” ungkap Kapolsek Batu, AKP Moh. Lutfi.

Ia menambahkan, petugas hampir kehilangan jejaknya lantaran DPO memiliki rencana untuk melarikan diri ke Bali. Rencananya, di sana ia hendak mencari pekerjaan.

“Pada 6 September lalu oitu kami berhasil menangkap tersangka Husein, namun kita tidak dapat menemukan rekannya yang menjadi DPO ini. Saat memberikan kesaksian si Husein ini memberikan kesaksian kalau membawa kabur uang RP 9,2 juta,” imbuhnya.

“Kebetulan saat kami tangkap itu, sore harinya si tersangka ini punya niatan untuk kabur ke Bali. Untungnya kita bergerak cepat,” tambah mantan Kapolsek Ngantang ini.

Usai ditangkapnya DPO tersebut segera akan dibawa kembali ke Kota Batu untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut pada Rabu (18/9/2019).

Sedang kejadian itu terjadi Jumat (23/8/2019) sekira pukul 01.00 WIB di Jalan Diponegoro, Kecamatan Batu. 

Tersangka HSN melancarkan aksinya itu bersama JHN mengambil 1 set meja dan  kursi tamu jok berwarna merah dan 1 unit lemari kuno 3 pintu dengan kaca oval di bagian tengah.

Lalu diangkut dengan dengan menggunakan satu unit pick dibawa dan disumpah di rumah HSN di jalan Welirang, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu.

Lantaran HSN memiliki usaha jual beli barang antik di rumahnya Jalan Welirang, Kelurahan Temas Kecamatan Batu.

Dari hasil penjualannya itu tersangka mendapatkan uang Rp 4 juta, dan dibagi kepada keduanya Rp 2 juta.

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Heryanto
Publisher :
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->