Jamu Utusan Negara Azerbaijan, Kuliner Kota Malang Diacungi Jempol

Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko saat menyambut kunjungan Kedubes RI negara Azerbaijan di Balai Kota Malang, Senin (14/10) (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)
Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko saat menyambut kunjungan Kedubes RI negara Azerbaijan di Balai Kota Malang, Senin (14/10) (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)

BATUTIMES - Bidang usaha kuliner di Kota Malang menjadi salah satu yang disoroti dunia. Salah satunya negara yang berada di persimpangan Eropa dan Asia Barat Daya yakni Azerbaijan.

Produk UMKM khas Kota Malang, mulai dari Kripik Tempe, Kripik Nangka, hingga fashion muslim rupanya memiliki daya tarik besar bagi negara yang satu ini. Hal itu disampaikan oleh Wali Kota Malang Sutiaji saat menyambut Kunjungan Kerja dari Kedubes Azarbaijan Di Balaikota Malang, Senin (14/10). "Produk UMKM kita banyak yang diminati, mereka tertarik dengan kripik tempe, kripik nangka, busana muslim juga," ujarnya.

Ia menjelaskan, produk Kota Malang itu juga telah dipamerkan sebagai produk UMKM bidang khas kuliner dalam event kerja sama Azerbaijan dengan Indonesia yakni Indonesia Culture Festivals (ICF) di Kota Baku, Azerbaijan pada 9 sampai 16 September 2019 yang lalu. "Kita memang diundang ke sana dan Produk UMKM kita dipamerkan. Ini salah satu wujud dari Malang untuk Dunia. Dan hal ini akan terus kita dorong produk kita go international," paparnya.

Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko yang juga turut menyambut Dubes RI Azerbaijan menambahkan, kesempatan ini menjadikan Kota Malang dalam menunjukkan pengembangan potensi daerahnya. Di mana hal itu tidak hanya bidang UMKM, tapi juga bidang ekonomi kerakyatan dan pariwisata.

"Tentu kita juga menyambut peluang-peluang kerja sama. Dan wujud apresiasi dari Azerbaijan ke Kota Malang ini menjadi bukti bahwa Kota Malang bisa menunjukkan yang lebih dari ini," ungkapnya.

Sementara itu, Dubes Azerbaijan Indonesia Prof Dr H Husnan Bey Fananie, MA menyampaikan jika Kota Malang menjadi salah satu kota yang memiliki banyak potensi dan bisa maju ke kancah dunia. Lewat pengembangan sektor ekonomi mikro yang dihasilkan, maka kegiatan ICF Kota Malang didapuk untuk menjadi salah satu kota di Indonesia untuk ikut memamerkan produknya.

Apalagi, melalui festival pengenalan budaya Indonesia pada masyarakat di Azerbaijan di Kota Baku juga ditujukan agar warga disana dapat menyaksikan langsung budaya, hiburan, dan makanan Indonesia. “Kami sangat senang dapat diterima baik di sini. Sisi kreatif di sektor ekonomi mikro ini bisa dihasilkan dengan baik. Kami berharap jalinan kerja sama ini ke depan juga akan menggaet bidang lainnya,” pungkasnya.

Pewarta : Arifina Cahyati Firdausi
Editor :
Publisher :
-->

    Tidak ada artikel terkait

Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->