Kota Batu Tuan Rumah Kejurprov Biliar 2017

Total ada 32 peserta yang mewakili 21 kota dan kabupaten di Jawa Timur. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Total ada 32 peserta yang mewakili 21 kota dan kabupaten di Jawa Timur. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

KOTA BATU-Event tahunan Kejuraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Timur Persatuan Olahraga Biliar (Pobsi) kali ini digelar di GS Art Biliard & Cafe, Kota Batu, Minggu (26/2/2017). Kota Batu menurunkan enam atlet dalam kejurprov untuk kategori junior under 17 dan 20 tahun.

Enam atlet di kelas under 17 tahun yakni Rio, Abi, Lutfi dan Ilham. Di kelas under 20 tahun ada Adi dan Tawel.

Total ada 32 peserta yang mewakili 21 kota dan kabupaten di Jawa Timur. Sedangkan tiga daerah tidak menurunkan atletnya, yakni Surabaya, Jember dan Tuban.

Pertandingan kali ini menggunakan aturan double elimination. Jadi setiap peserta tidak langsung gugur apabila kalah dalam suatu pertandingan, tapi masih punya kesempatan untuk bertanding lagi dengan yang sama-sama kalah di pertandingan lain. Setiap peserta baru dinyatakan gugur apabila telah kalah sebanyak dua kali.

Gaib Sampurna, Ketua Pobsi Kota Batu mengatakan dari tahun ke tahun atlet Kota Batu mulai menunjukkan kemampuannya dengan maksimal. Ia yakin anak didiknya itu bisa meraih juara.

"Sebagai tuan rumah kami berusaha untuk memberikan yang terbaik. Karena kalau bisa dapat juara, karena kami tuan rumahnya," jelas Gaib kepada BatuTIMES.

Pertandingan yang berlangsung sejak pukul 09.00 berlangsung cukup menegangkan. Karena masing-masing daerah menunjukkan kemampuannya dengan maksimal.

Sementara itu, Pujo Asmara Hadi, Ketua Panitia Kejurprov Jatim menjelaskan tujuan pertandingan tersebut  untuk pembibitan sekaligus agenda tahunan.

Dengan rutinnya menggelar kejurprov Jatim, juga untuk mengukur hasil pembinaan yang sudah dilakukan oleh masing-masing kota dan kabupaten.

Sekaligus untuk menyosialisasikan kepada masyarakat jika biliard merupakan bagian dari olahraga. "Sanpai saat ini masyarakat ada yang memandang sebelah mata. Padahal biliar seperti olahraga lain, sepakbola misalnya, guna untuk mencari prestasi," kata Pujo.

Untuk memacu semangat dan prestasi atlet, panitia sudah menyiapkan hadiah bagi yang juara. Antara lain berwujud perlengkapan biliar.

"Sampai saat ini Jatim masuk tiga besar di tingkat nasional. Supaya bisa jadi nomer satu, cara kami disetiap kejuaraan seperti ini kami beri hadiah perlengkapan seperti stik biliard," imbuhnya. (*)

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Yosi Arbianto
Publisher : Yosi Arbianto
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->