Terinspirasi Shining Batu, Guru PAUD Ciptakan Tarian Spesial Ini

Guru-guru TK di Kota Batu saat latihan tari Rantak Sumebyar dalam pelatihan kompetensi tenaga pendidik Pendidikan Anak Usia Dini 2017 di Gedung Pancasila Balai Kota Among Tani, Senin (11/9/2017). (Foto: Irsya Richa/ BatuTIMES)
Guru-guru TK di Kota Batu saat latihan tari Rantak Sumebyar dalam pelatihan kompetensi tenaga pendidik Pendidikan Anak Usia Dini 2017 di Gedung Pancasila Balai Kota Among Tani, Senin (11/9/2017). (Foto: Irsya Richa/ BatuTIMES)

Sejumlah guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kota Batu, mempersiapkan tarian spesial untuk menyambut Hari Anak Nasional 2018. Tarian itu adalah tari Rantak Sumebyar yang terinspirasi dari ikon Kota Batu.

Terlihat 94 guru dari lembaga Taman Kanak-Kanak belajar menarikannya melalui pelatihan kompetensi tenaga pendidik PAUD 2017 yang berlangsung di Gedung Pancasila Balai Kota Among Tani, Senin (11/9/2017).

Pelatihan yang akan berlangsung sampai tiga hari mendatang ini dilakukan untuk membekali para guru merayakan Gebyar Hari Anak Nasional 2018 mendatang.

Mereka belajar menari tari Rantak Sumebyar, tarian yang memang disiapkan untuk gebyar Hari Anak Nasional mendatang. Makna yang diambil adalah menyebar warna- warni.

"Tari Rantak Sumebyar ini dibuat khusus untuk gebyar Hari Anak Nasional 2018. Yang maknanya diambil dari logo Shining Batu," ungkap Siti Chotipa, Kasi PAUD, Dinas Pendidikan Kota Batu saat ditemui di Gedung Pancasila.

Dengan penuh semangat para perwakilan guru di masing-masing lembaga ini menggerakkan tubuhnya sesuai dengan instruksi dua orang pelatih. Mereka belajar tarian berdurasi selama 7 menit.

"Kalau tahun ini kan main angklung serentak, latihannya ya tahun 2016. Diikuti 2500 pelajar," imbuhnya.

Selain itu juga untuk meningkatkan kemampuan SDM guru, yang nantinya juga bisa diterapkan melalui ekstrakulikuler di sekolah.

Sementara itu, Guru TK Melati Tlekung, Sriastuti mengatakan pelatihan kompetensi ini sangat membantu khususnya menambah pengetahuan yang akan ditularkan kepada anak didiknya di sekolah. 

"Pelatihan seperti ini bagus, nambah pengalaman dan pengetahuan buat saya dan sekolah," ungkap Tuti kepada BatuTIMES.

Menurutnya atihan ini memang dilakukan lebih awal untuk mempersiapkan anak didik agar lebih siap. Supaya hasilnya lebih memuaskan.

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Raafi Prapandha
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->